Suara.com - Profil Melody eks JKT48 sedang ramai menjadi perbincangan di media sosial. Pasalnya, Ia dianggap lebih cocok jadi Duta Petani Milenial oleh warganet dibanding dengan penyanyi dangdut Lesti Kejora.
Sebelumnya diberitakan, Lesti Kejora terpilih untuk menjadi Duta Petani Milenial oleh Kementan (Kementrian Pertanian). Ditujuknya Lesti sebagai Duta Petani Milenial pun menuai pro kontra dari warganet.
Banyak warganet yang bilang bahwa Melody eks JKT48 lebih cocok untuk menjabat sebagai Duta Petani Milenial jika dilihat dari riwayat pendidikannya yang sebagai sarjana Agroteknologi, Fakultas Pertanian UNPAD.
Terlebih Lagi, Melody adalah Japan-ASEAN Goodwill Ambassador on Food and Agriculture sehingga lebih tepat didapuk untuk tugas terkait.
Profil dan Biodata Melody Mantan Member JKT48
Melody atau yang memiliki panjang Melody Nurramdhani Laksani ini lahir pada 24 Maret 1992 di Bandung. Melody anak kedua dari tiga bersaudara yang semuanya adalah perempuan.
Melody merupakan Fakultas Pertanian jurusan Agroteknologi, Universitas Padjadjaran (UNPAD). Ia lulus tahun 2016 silam. Tahun 2018, Melody resmi menikah Hanif Fathoni yang merupakan teman SMA-nya
Melody merupakan eks member JKT 48 generasi 1. Namanya Melody mulai dikenal khalayak luas usai menjabat Kapten JKT48, Kapten Tim T, serta Manajer Umum Teater JKT48.
Sebelum bergabung menjadi member JKT48, Melody mengawali kariernya sebagai model video klip. Lalu pada 2011, ia bersama adiknya Frieska, mengikut audisi member JKT48. Ia dan sang adik pun berhasil lolos untuk jadi member JKT48.
Kariernya sebagai member JKT48 terbilang sangat lancar. Ia bahkan terpilih sebagai center JKT48 sehingga kerap jadi pusat perhatian penggemar. Pada akhir tahun 2013, Melody diangkat jadi kapten JKT48.
Pada tahun 2018, Melody menggelar acara kelulusan member JKT48. Sejak saat itu, Ia pun sudah tidak lagi aktif sebagai member JKT48. Sejak saat itu juga, Ia menjabat sebagai manajer umum JKT48.
Selain sebagai Manjer, Melody juga diketahui menjabat sebagai Duta Besar Pertanian dan Pangan, serta Duta Persahabatan antara Jepang-ASEAN. Itulah mengapa, banyak warganet yang bilang bahwa Melody cocok jika terpilih sebagai Duta Petani Milenial.
Demikian ulasan mengenai profil Melody eks JKT48 yang disebut lebih cocok menjadi Duta Petani Milenial oleh warganet dibanding Lesti Kejora. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Wah! Lesti Kejora Diangkat Jadi Duta Petani Milenial
-
Ditunjuk Mentan Sebagai Duta Petani Milenial, Lesti Kejora Tuai Kecaman
-
Cesen Istri Marshel Widianto Pamer Punggung Mulus, Netizen Bingung: Kok Mau Sama Cowo yang Beli OnlyFans
-
Kementan Buka Suara Alasan Lesti Kejora Jadi Duta Petani Milenial
-
Profil Melody Laksani, Eks JKT 48 yang Dinilai Lebih Pantas Jadi Duta Petani Milenial Dibanding Lesti Kejora
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket