Suara.com - Baru-baru ini, nama Steve Kurniawan cukup banyak dibicarakan. Steve Kurniawan alias Marsha Ozawa kali ini banyak diperbincangkan usai diduga terlibat dalam promosi judi online.
"Bisa ditangkap tidak yg donate maupun youtuber-nya ini? Cc: @DivHumas_Polri dan @CCICPolri," tulis caption @PartaiSocmed, selaku salah satu akun yang gemar memerangi promosi judi online di media sosial.
Judi online memang terus diberantas, namun bukan berarti tanpa perlawanan. Beberapa kali situs judi online mempromosikan diri mereka dengan cara aweran atau donasi kepada streamer game saat tengah live streaming. Cara ini diduga kuat mampu menjebak anak-anak hingga orang dewasa untuk terjerumus ke perjudian.
Profil Steven Kurniawan alias Marsha Ozawa
Steven Kurniawan, yang dikenal dengan nama Marsha Ozawa, adalah seorang mantan pemain Indonesia yang terakhir kali berkompetisi untuk Aerowolf Pro Team.
Sebagai seorang pemain profesional, Marsha Ozawa meraih banyak gelar juara di MPL Season 4, termasuk Juara 3 MPL Season 1, Juara 1 WOG Djogja Battle Royale bersama RRQ, Juara 2 MPL Season 2 bersama Evos, dan menjadi Runner-up dalam Piala Presiden Esports 2019, MPL Season 3, serta MSC 2019 bersama Louvre.
Marsha Ozawa memulai aktifitasnya di platform YouTube sejak tahun 2018. Pada saat artikel ini ditulis, kanal YouTube milik Steven Kurniawan dengan nama "MARSHA OZAWA" telah mencapai 2.7 juta pelanggan.
Selama sesi siaran langsung di kanal YouTube-nya, Marsha Ozawa terlibat dalam pertukaran hadiah yang dimanfaatkan untuk mempromosikan platform judi online ilegal dan mengeluarkan kata-kata terkait kegiatan perjudian online. Beberapa tangkapan layar menunjukkan bahwa dia melakukan hal ini berulang kali.
Belakangan, ia tidak menyatakan permintaan maaf melainkan dikabarkan akan menantang balik orang yang menuduhnya mempromosikan judi online.
Baca Juga: Kades di Tuban Terlibat Judi Online, Endingnya Ditangkap Polisi
Untuk diketahui, promosi judi online bisa dihukum sesuai dengan hukuman yang berlaku di indonesia. Terlebih lagi, banyak pengikut dari youtuber game atau streamer gaming adalah anak-anak di bawah umur yang seharusnya belum terpapar dengan informasi semacam itu saat mereka menyaksikan siaran langsung tersebut.
Ada kekhawatiran bahwa para pengikut ini mungkin meniru tindakan Youtuber yang mereka idolakan, termasuk terlibat dalam judi online, yang bisa berdampak negatif bagi anak-anak.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Promosi Judi Online Saat Live Streaming, Youtuber Ini Siap Tantang Balik dengan Pengacara
-
List Streamer yang Promosi Judi Online Bermodus Donasi, Ada yang Panik!
-
Amanda Manopo Berkilah Tak Bisa Bedakan Game Online dan Judi Online, Sepolos Itu?
-
Nama Dewi Perssik Masuk Daftar Artis Promosi Judi Online, Pengacara: Itu Video Lama, Dulu Sudah Dipanggil Polisi
-
Kades di Tuban Terlibat Judi Online, Endingnya Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia