Suara.com - 200 warga RW 004 Desa Caruban, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah tak dapat menutupi kebahagiannya setelah mendapat bantuan air bersih di tengah kekeringan yang melanda.
Ungkapan bahagia itu salah satunya disampaikan Sutopo, warga RT 003 RW 004 Desa Caruban usai menerima bantuan air bersih dari alumni muda dan akademisi UNDIP, UNNES dan UNS yang berjejaring dalam sukarelawan Pena Mas Ganjar.
“Senang sekali (dapat bantuan air bersih) untuk memasak, untuk minum dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Sutopo ditulis Selasa (24/10/2023).
Sutopo mengaku kekeringan yang terjadi di musim kemarau ini membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa waktu.
Hal itu membuat dia dan warga lainnya menjadi terhambat dalam melakukan kegiatan rumah tangga sehari-hari.
Adanya bantuan air bersih dari Pena Mas Ganjar sebanyak 2 tangki air itu pun membuat warga kini menjadi tercukupi terkait kebutuhan air bersih untuk ke depannya.
“Ya cukuplah untuk mandi, untuk minum juga setiap hari. Kalau ada bantuan ini ya lumayan biar tidak mengambil (air bersih) dari jauh,” tutur Sutopo.
“Terima kasih diberi bantuan air ini sama relawan Pak Ganjar. Mudah-mudahan sukses selalu. Harapannya ke depan insya Allah bisa baik,” lanjutnya.
Penanggungjawab Pena Mas Ganjar, Hamzah Bastian menyebutkan penyaluran bantuan air bersih itu sebagai upaya meringankan persoalan warga untuk melakukan kegiatan sehari-hari.
Baca Juga: PLTS Karang Raja Berfungsi Tahun Ini, Kini Petani Bisa Tanam Padi di Musim Kemarau
Dia berharap, bantuan air bersih untuk warga Desa Caruban dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk melewati musim kemarau.
“Alhamdulillah antusias warga sangat luar biasa. Ini mengumpulkan beberapa warga di sini yang sedang kekeringan dan alhamdulillah warganya banyak yang datang ke sini,” kata Hamzah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri
-
Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga
-
Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?