Suara.com - Sejumlah daerah di Kabupaten Ogan Komering Ulu dilanda kekeringan akibat kemarau panjang yang melanda daerah tersebut. Maka, Mak Ganjar lakukan bantuan penyediaan sumur bor air bersih untuk masyarakat di Desa, Belatung, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Tokoh Masyarakat Desa Belatung, Jonaidi (64) mengucapkan rasa terimakasihnya atas adanya bantuan sumur bor dari Mak Ganjar Sumatera Selatan.
"Kondisi air bersih di Desa Belatung masih sangat dibutuhkan dan belum mencukupi, tapi berkat bantuan yang diberikan saat ini, jumlahnya semakin meningkat, alhamdullilah keberadaan Mak Ganjar sangat membantu kami," ungkap Jonaidi ditulis Kamis (26/10/2023).
Lanjut Jonaidi, semua masyarakat ikut gotong royong dengan sukarela, sebanyak 20 orang dilibatkan dan memakan waktu sekitar satu minggu untuk proses pengerjaan.
Sejak dulu Jonaidi mengaku sudah mengikuti kiprah Mak Ganjar dalam membuat program pemberdayaan, menurutnya, program tersebut sangat baik dan diapresiasi banyak pihak.
Hal tersebut tentu berdampak untuk popularitas Ganjar Pranowo dengan demikian dirinya berharap dan yakin Ganjar mampu menjadi Presiden Indonesia selanjutnya.
"Harapan kami semoga beliau lah yang memimpin Indonesia di 2024," ujar dia.
Selain itu, Korwil Mak Ganjar Sumatera Selatan, Seftiana mengatakan bantuan sumur bor untuk masyarakat di desa Belatung karena Mak Ganjar merasa prihatin atas kekurangan air bersih akibat kemarau panjang yang melanda wilayah ini.
"Sebelumnya sudah ada sumur bor, baik pribadi maupun bantuan dari desa, tapi kebanyakan sudah terbengkalai dan tidak terawat, sehingga untuk mencukupi kebutuhan air bersih itu kurang, bahkan mereka kalau mau mandi harus pergi ke sungai dulu," jawab Seftiana.
Baca Juga: Heboh Hujan Pertama di Musim Kemarau, Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Otomatis Bersih?
Dengan demikian, Seftiana berharap sumur bor yang dibangun masyarakat bisa bermanfaat untuk kelangsungan hidup masyarakat setempat.
"Semoga bisa dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci dan memasak," kata Seftiana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih