Suara.com - Emiten minuman beralkohol, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) meraih penjualan bersih Rp2,27 triliun hingga periode 30 September 2023 naik dari Rp2,11 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Mengutip laporan keuangan produsen bir Heineken ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (26/7/2023) menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp910,72 miliar dari Rp826,23 miliar membuat laba kotor menjadi Rp1,36 triliun naik dari laba kotor Rp1,29 triliun.
Beban operasi naik menjadi Rp474,30 miliar dari Rp451,66 miliar sehingga membuat laba operasi menjadi Rp885,21 miliar naik dari laba operasi Rp841,04 miliar.
Laba sebelum pajak diraih Rp875,60 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp833,67 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp692,74 miliar naik dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp606,61 miliar.
Jumlah liabilitas mencapai Rp2,02 triliun hingga periode 30 September 2023 turun dari jumlah liabilitas Rp2,30 triliun hingga periode 31 Desember 2022.
Jumlah aset mencapai Rp3,27 triliun hingga periode 30 September 2023 turun dari jumlah aset Rp3,37 triliun hingga periode 31 Desember 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem