Suara.com - Orang terkaya ke-7 di Indonesia, Prajogo Pangestu ingin melengkapi portofolionya dengan menambah usaha tambang silika, setelah sebelumnya memiliki tambang batu bara melalui PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Untuk itu PT Prima Mineral Investindo, anak usaha CUAN akan membeli 85 persen porsi kepemilikan pada PT Sepakat Salut Sejahtera sebuah perusahaan tambang silika.
“Sepakat Salut Sejahtera telah memperoleh izin usaha pertambangan pasir silika di Kutai Kertanegara Timur dengan luas wilayah kerja 98,61 hektar,” tulis Direktur Utama CUAN, Michel dalam keterangan resmi, Selasa (31/10/2023).
Dijelaskan, akuisisi ini rampung jika telah mendapat lampu hijau dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Langkah ini merupakan awal dari rencana CUAN untuk menjadikan Prima Mineral Investindo sebagai induk usaha dari perusahaan-perusahana tambang mineral.
Adapun koleksi perusahaan Projogo Pengestu terdiri dari PT Barito Pacific Timber Tbk (BRPT), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Perindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok ke Rp32 Triliun
-
Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade
-
Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia
-
Emas Antam Hari Ini Harganya Lebih Murah, Dipatok Rp 2,85 Juta/Gram
-
IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating
-
BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026
-
Smelter Nikel MMP Matangkan Sistem Jelang Operasi Penuh
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera
-
Moodys Pertahankan Rating Indonesia di Baa2, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat