Suara.com - Viral di media sosial seorang pemilik usaha membongkar kecurangan yang terjadi di toko yang dimilikinya. Kecurangan ini bukan dilakukan pihak luar, namun justru orang kepercayaan yang menjadi manajer toko. Kabar viral penggelapan dana admin bisnis ini jelas menjadi sebuah pengingat untuk semua pebisnis yang ada di Indonesia.
Dalam cuitan yang diunggah akun @LiatAjaX, diperlihatkan deretan video yang memperlihatkan pemilik usaha mendatangi rumah dari terduga pelaku penggelapan. Ketika dimintai keterangan, pelaku awalnya masih mengelak. Namun setelah terus ditekan akhirnya ia mengaku telah berbuat kecurangan sejak dua tahun yang lalu.
Digunakan untuk Memenuhi Gaya Hidup Mewah
Dalam unggahan tersebut diketahui kecurangan yang dilakukan selama dua tahun kebelakang digunakan oleh terduga pelaku untuk memenuhi gaya hidup mewah yang dimilikinya. Mulai dari berbelanja tas dan barang-barang branded, hingga liburan.
Diungkapkan bahkan terduga pelaku rutin liburan ke Bali setidaknya dua bulan sekali, dan menghabiskan waktu di tempat yang eksotis, tempat hiburan malam, atau melakukan kegiatan yang membutuhkan biaya tidak sedikit.
Terduga pelaku dinilai melakukan flexing terus menerus dengan uang hasil kecurangannya ini, dan ditaksir kerugian yang diderita korban mencapai lebih dari Rp1,3 miliar.
Selalu Berhati-Hati dalam Memilih Partner Usaha
Berkaca dari kejadian tersebut, tentu Anda yang berprofesi sebagai pengusaha wajib berhati-hati dalam memilih rekan bisnis. Ada beberapa poin yang bisa jadi pertimbangan untuk memilih partner bisnis yang tepat, dan dijelaskan secara singkat dalam poin berikut ini.
- Kesamaan visi. Dengan memiliki kesamaan ini, maka Anda dan partner bisnis akan bisa bekerjasama dengan rasa saling percaya dan tujuan yang sama
- Terbuka, selama dalam hubungan profesional yang produktif, hendaknya ada keterbukaan antara Anda dan partner bisnis Anda
- Buat perjanjian. Orang dengan kredibilitas yang jelas tidak akan ragu membuat perjanjian di atas kertas dengan tanda tangan dan materai. Meski saling percaya, harus ada berkas legal yang menjadi pegangan masing-masing pihak
- Berbagi tugas, setiap orang akan memiliki kapasitas dan bagian kerjanya masing-masing, sehingga dapat dibagikan tugas sesuai dengan porsi yang ideal
- Rasa tanggung jawab dan dapat dipercaya, penting untuk dipastikan karena dua poin ini menjadi hal yang berpengaruh besar pada kelangsungan bisnis yang Anda bangun bersama partner
- Standar moral yang baik, memang hal ini opsional, namun sebagai pebisnis hendaknya tetap memiliki etika dan nilai moral yang menjadi pegangan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari
- Saling evaluasi dan terbuka pada kritik, meski semua keputusan yang diambil selalu adalah keputusan terbaik, tapi pastikan Anda dan partner bisnis sama-sama terbuka pada kritik atau pandangan dari sisi lain untuk memperoleh insight yang lebih baik
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: Pemerintah Optimis Rasio Kewirausahawan Capai 4 Persen di 2024
Berita Terkait
-
Indonesia Resmi jadi Anggota Tetap FATF, Jokowi: Meningkatkan Trust di Sisi Bisnis dan Iklim Investasi
-
Kompas100 CEO Forum Digelar untuk Dukung Indonesia Emas 2045
-
Kini Sewa Truk Bisa Lewat Aplikasi dan Dipantau Secara Real Time
-
OJK Cabut Izin Usaha Asuransi Jiwa Prolife Bekas Indosurya Life
-
Pemerintah Optimis Rasio Kewirausahawan Capai 4 Persen di 2024
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123