Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tabungan dengan nilai di atas Rp 5 miliar meningkat 7,82 persen pada Bulan September 2023. Namun kenaikan ini sifatnya masih fluktuatif atau naik-turun seiring dengan kebutuhan investasi.
Direktur Group Riset LPS, Herman Saheruddin menjelaskan, kondisi ini berbeda saat pandemi, di mana banyak pemilik tabungan di atas Rp 5 miliar yang menahan keluarkan dananya untuk investasi.
Jika dibedakan berdasarkan kategori pemilik, dana pihak ketiga (DPK) di atas Rp 5 miliar kebanyakan dari sektor korporasi swasta dengan poris 49,14 persen, BUMN, dan BUMD 11, 36 persen, perorangan 17,92 persen, dan pemerintah pusat dan daerah 11,78 persen.
"Saat COVID-19, simpanan di atas Rp 5 miliar korporasi itu tumbuh tinggi banget karena mereka tidak investasi," ujarnya, Herman dalam kegiatan Media Workshop LPS di Bandung, yang ditulis (9/11/2023).
Herman menilai, kenaikan tabungan dengan nominal di atas Rp 5 miliar masih terbilang wajar. Karena, memang sesuai dengan kebutuhan investasi dari masing-masing pemilik tabungan tersebut.
"Jadi fluktuasi masih wajar. Belum memberikan indikasi apakah investasi akan tetap kuat atau wait and see, tetapi paling tidak menunjukkan pertumbuhannya sedikit wajar," imbuh dia.
Sebelumnya, Herman memperkirakan tabungan masyarakat di bawah Rp 100 juta akan mengalami kenaikan di tahun politik. Hal ini seiring banyaknya peredaran uang di masa pemilhan umum (Pemilu).
Dia memaparkan, tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp 100 juta ini didominasi oleh UMKM dan masyarakat menengah.
Nah pada tahun politik, banyaknya pesanan dari caleg atau capres membuat dana tabungan dari UMKM dan masyarakat menengah otomatis meningkat.
Baca Juga: Tahun Politik, Tabungan Masyarakat di Bawah Rp 100 Juta Bakal Naik
"Seperti order cetak kaus yang biasanya sepi aja, sekarang banyak. Terus yang nggak cetak bendera, cetak bendera. Yang cetak topi sekarang lebih banyak," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan