Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin duit para nasabah yang disimpan pada bank akan tetap aman jika bank tersebut mengalami kebangrutan.
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan saat ini lembaganya cukup modal dan kaya untuk bisa menalangi dana nasabah jika bank tempat mereka menyimpan uang mengalami default.
Purbaya meyakini, aset LPS saat ini lebih dari cukup untuk membantu jika ada bank yang bangkrut. Total aset LPS saat ini Rp 210 triliun.
"LPS cukup kaya, sekarang asetnya Rp 210 triliun, jadi cukuplah menjaga stabilisasi sistem, untuk menalangi kalau ada bank-bank dalam masalah," kata Purbaya dalam konfrensi pers KSSK di Jakarta, Jumat (3/11/2023).
Ambil contoh, sepanjang tahun ini ada 2 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mengalami kebangkrutan.
LPS sendiri kata Purbaya sudah menalangi dan mengembalikan dana tersebut kepada para nasabah.
"LPS sangat cepat mengembalikan dana nasabah, jadi LPS perlu menjaga kredibilitas LPS maupun penjaminan perbankan sehingga kita perlu bergerak cepat supaya masyarakat yakin betul bahwa uang mereka dijamin LPS," ungkapnya.
Secara rinci Purbaya mengatakan PT Bank Perkreditan Rakyat Bagong Inti Marga ada sekitar 297 nasabah.
LPS telah mengganti dana nasabah sebanyak Rp 13,1 miliar dari total simpanan Rp 13,6 miliar.
Baca Juga: 2 BPR RI Dinyatakan Bangkrut Sepanjang Tahun Ini, Nasib Dana Nasabahnya Bagaimana?
"BIM nasabahnya sebanyak 297 nasabah dengan total simpanan Rp 13.640.889,000 sudah dicairkan total mencapai Rp 13.143.749.000, kami cukup cepat," terangnya.
Kemudian untuk penggantian dana nasabah KRI Indramayu sudah diganti sebanyak Rp 248,5 miliar.
"KRI di Indramayu itu nasabah 25.176 total simpanan Rp 286.000.030.035 pencarian terakhir mencapai Rp 248.582.997.000 jadi cukup cepat," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional