Suara.com - Kabar terbaru datang dari Rafael Alun, yang menjadi tersangka KPK atas dugaan kasus tindak pidana pencucian uang. Mantan pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu ini dikenal memiliki kekayaan yang sangat besar sebelum ia diadili dan dipecat.
Namanya menuai sorot setelah kasus yang menjerat anaknya berbuntut panjang. Kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy beberapa waktu yang lalu tersebut membuat seluruh harta kekayaannya diusut, dan dikenai dugaan TPPU.
Harta Kekayaan Rafael Alun
Mengacu pada laporan harta kekayaan yang dilakukannya di tahun 2022 lalu, total kekayaan yang dimilikinya adalah sebesar Rp56,7 miliar. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp660,2 juta dari harta yang dilaporkannya pada tahun 2021 lalu.
Nilai kekayaan ini kemudian diselidiki oleh pihak berwajib, dan ditengarai memiliki kejanggalan. Maka dari itu, dakwaan diajukan dengan pasal-pasal dan bukti yang menguatkan. Pada persidangan yang dilakukan, pengacaranya juga menyampaikan bahwa harta kekayaan ini berasal dari sumber yang sah dan legal, serta sudah dilaporkan sesuai peraturan yang berlaku.
Meski terdapat laporan harta kekayaan yang dimiliki oleh Rafael Alun, namun hingga saat artikel ini dibuat tidak ada data jelas mengenai kepastian total kekayaan yang dimiliki olehnya dan keluarga yang juga diketahui memiliki beberapa bisnis.
Sementara, Rafael Alun berpotensi mengalami penurunan kekayaan setelah dijadikan tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). "Implementasi TPPU sejalan dengan tekad KPK untuk meningkatkan upaya penyitaan dan perampasan sebagai langkah pemulihan aset hasil tindak korupsi," ujar Ali.
Di sisi lain, Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki aset-aset milik Rafael Alun. Asep belum memberikan rincian terkait aset yang telah disita oleh KPK terkait dugaan pencucian uang. Menurut Asep, tim penyidik KPK sedang mendalami informasi mengenai aset Rafael Alun yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan hasil temuan di lapangan.
"Kami masih terus melakukan penyelidikan dan analisis terkait informasi yang terdapat dalam LHKPN dengan situasi aktual di lapangan," ungkapnya.
Belum lama ini, eks pejabat pajak itu juga mengaku tidak memiliki uang sepeserpun. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta pada Senin (27/11/2023), Rafael menceritakan situasi keuangan keluarganya.
Dia mengungkapkan bahwa rekening keluarganya telah disita dan tidak memiliki saldo lagi setelah istrinya, Ernie Meike Torondek, memberitahunya tentang pemblokiran tersebut. Dengan suara yang terdengar bergetar, Rafael mengakui bahwa dia sudah mengetahui bahwa seluruh saldo rekening keluarganya telah habis.
Dakwaan yang Diberikan pada Rafael Alun
Sederet dakwaan diajukan oleh pihak berwajib pada dirinya.
1. Menerima gratifikasi yang dianggap suap sebesar Rp16,6 miliar terkait perpajakan
2. Melakukan TPPU dalam periode 2003 hingga 2010 sebesar lebih dari Rp5 miliar, dan penerimaan lain sebesar lebih dari Rp31,7 miliar
Berita Terkait
-
ART Rafael Alun Trisambodo Terciduk Colong Segepok Duit Majikan, Auto Riuh: Dari Rakyat untuk Rakyat
-
Ernie Meike Akui Suaminya Gunakan Namanya jadi Komisaris di 2 Perusahaan, Tapi yang Terima Gaji Rafael Alun
-
Uang Jajan Anak SMA dari Zaman ke Zaman, jika Dibandingkan sama Mario Dandy yang Rp6 Juta per Bulan
-
Uang Saku Mario Dandy saat SMA Capai Rp6 Juta per Bulan, Gaji UMR Jogja Menangis
-
Mario Dandy dan Rafael Alun Pelukan Sambil Nangis-Nangis di Ruang Sidang, Ayah David Ozora Kasih Sindiran Menohok
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
Terkini
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
-
Wings Group Makin Agresif Buka Cabang Baru FamilyMart
-
30 Ton Bantuan Pangan di Kirim ke Aceh Tamiang
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues