Suara.com - Kamis (30/11) lalu, para buruh melakukan aksi unjuk rasa kenaikan upah di Kabupaten Bekasi dan melakukan pemblokiran jalan. Pihak Jababeka Infrastruktur (Jababeka) selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka menegaskan bahwa unjuk rasa yang dilakukan buruh tidak berlangsung di kawasannya dan tidak ada pemblokiran Kawasan Industri Jababeka.
"Kawasan Industri Jababeka pada hari rabu lalu tidak ada pemblokiran, dan (tenant-tenant kami) masih tetap bisa beraktivitas," kata Cynthia Hendrayani COO PT Jababeka Infrastruktur dalam keterangannya, Sabtu (2/12/2023)
Sebab, sejak pagi pihaknya melakukan rekayasa pengamanan di mana telah menutup jalan akses masuk Kawasan Industri Jababeka 1, dan masa didorong ke jalan Negara yang berada di luar kawasan Industri Jababeka.
Kemudian, Cynthia Hendrayani menerangkan bahwa pihaknya juga terus secara menginformasikan secara intens jalur lalu lintas yang clear dari massa unjuk rasa kepada para tenant Kawasan Industri untuk bisa melakukan aktivitas.
"Secara keseluruhan, kawasan kami relatif aman karena koordinasi dengan para pihak. Termasuk hari ini (Jumat1/12), tidak ada aksi unjuk rasa di Kawasan Industri Jababeka. Kami berharap kondisi aman dan kondusif ini tetap berlangsung sampai hari-hari selanjutnya," tutup Cynthia Hendrayani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional