Suara.com - Berikut adalah beda BritAma dan Simpedes yang perlu diketahui pengguna atau calon nasabah BRI yang hendak menyimpan uang di salah satu bank BUMN ini.
Seperti diketahui, BRI menjadi salah satu bank yang memiliki banyak nasabah. Hal tersebut wajar sebab BRI menjangkau masyarakat sampai ke pelosok daerah.
Selain itu, BRI juga memberikan nasabah keleluasaan untuk memilih jenis tabungan yang ingin mereka gunakan di BRI. Tentu saja, semua jenis tabungan memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing.
Dua di antara jenis tabungan BRI yang paling laris adalah BritAma dan Simpedes. Apa perbedaan keduanya yang perlu diketahui nasabah atau calon nasabah BRI.
Pengertian BritAma dan Simpedes
BritAma
BritAma adalah produk tabungan keluaran Bank BRI yang banyak digunakan oleh mereka yang tinggal di kota dan bersedia membayar lebih saat membuka rekening.
Tabungan Britama tersedia dalam dua jenis yaitu Britama Gold dan Britama Classic. Kedua jenis tabungan ini memiliki perbedaan dari jumlah setoran awal saat menabung.
Setoran awal untuk Britama Gold sebesar Rp500.000 dan setoran awal untuk Britama Classic adalah Rp250.000. Dengan tingginya setoran awal, BritAma biasanya digunakan oleh karyawan.
Baca Juga: Cara Cetak Rekening Koran BRI secara Online dan Offline, Mudah!
Simpedes
Simpedes sendiri merupakan akronim dari Simpanan Masyarakat Pedesaan yang pada awalnya diperuntukkan untuk masyarakat daerah pedesaan.
Tabungan BRI Simpedes sendiri memiliki dua jenis yakni Simpedes dan Simpedes TKI. Seperti fungsinya, BRI Simpedes ini memiliki setoran awal yang lebih ringan.
Dilansir dari situs resmi BRI, setoran awal untuk membuka Tabungan Simpedes adalah Rp100.000. Untuk setoran selanjutnya, Simpedes dan Britama sama besarnya, yaitu minimal Rp10.000.
Selain perbedaan setoran awal, BritAma dan Simpedes juga memiliki beberapa perbedaan yang wajib buat kamu ketahui. Berikut adalah beberapa perbedaan BritAma dan Simpedes.
1. Biaya bulanan
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026