Suara.com - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melanjutkan rangkaian program Road Safety Rangers (RSR) 2023 dengan menggelar acara puncak dengan tema “ Safety Driving with Electric Vehicles for Sustainable Transport” bertempat di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) dan Gedung Pewayangan Kautaman Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Minggu (10/12/2023).
Hadir dalam acara tersebut, Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN Hendrika Nora Osloi Sinaga, Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat Kementerian PUPR Tulus Abadi, perwakilan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri serta jajaran Direksi Jasa Marga yaitu Direktur Operasi Fitri Wiyanti, Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Pengembangan Usaha M. Agus Setiawan, Direktur Human Capital dan Transformasi Bagus Cahya Arinta B. serta Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani.
Dalam sambutannya, Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti menjelaskan bahwa program Road Safety Rangers 2023 masih menekankan pada keamanan dan keselamatan berkendara yang kemudian dilengkapi dengan komitmen Jasa Marga dalam mendukung upaya Pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada tahun 2060.
Jasa Marga menjamin Service Excellence kepada masyarakat dengan membangun kolaborasi dan sinergi tidak hanya dengan pemangku kebijakan ataupun operator jalan tol lainnya, namun juga dengan elemen masyarakat yang diwakili oleh para komunitas otomotif.
“Saat ini kita dihadapkan pada masalah global berupa isu keberlanjutan lingkungan dengan meningkatnya emisi karbon dan polusi udara. Penggunaan mobil listrik merupakan salah satu alternatif solusi transportasi berkelanjutan. Jasa Marga turut mendukung percepatan penggunaan mobil listrik dengan menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 15 lokasi rest area jalan tol Jasa Marga Group," kata fitri dikutip Senin (11/12/2023).
"Dengan meningkatnya jumlah pengguna mobil listrik, kebutuhan untuk mengemudi mobil listrik secara aman dan berkeselamatan juga semakin penting. Kami berharap safety campaign melalui program RSR kali ini dapat turut berkontribusi membangun ekosistem transportasi berkelanjutan” Tambah Fitri.
Senada dengan Fitri, Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono menyebutkan pembangunan infrastruktur jalan tol berkelanjutan menjadi kewajiban Pemerintah dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), tidak hanya berkeselamatan tapi juga memperhatikan aspek lingkungan berkelanjutan. Namun demikian, peran aktif masyarakat juga sangat diperlukan untuk mewujudkan transportasi berkelanjutan.
“Komitmen Pemerintah dan BUJT telah diwujudkan dengan penggunaan material jalan tol yang ramah lingkungan, penggunaan PLTS salah satunya di Jalan Tol Bali Mandara hingga penyediaan SPKLU di rest area. Dengan adanya program edukasi keselamatan berkendara dari Jasa Marga dapat membantu pemerintah dalam upaya menciptakan awareness terhadap keselamatan berkendara dan penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan target peserta yang lebih luas serta memberikan manfaat yang lebih besar,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Jasa Infrastruktur Kementerian BUMN, Hendrika Nora Osloi Sinaga menyebutkan program safety campaign yang rutin digelar oleh Jasa Marga ini merupakan salah satu wadah yang edukatif dan informatif untuk masyarakat.
Baca Juga: Sudah Buka Pemesanan, Harga Wuling BinguoEV Dikabarkan Hanya Rp400 Jutaan
Melalui RSR, masyarakat diajak untuk mengenal bahwa infrastruktur jalan tol telah didesain dengan mempertimbangkan keselamatan para pengendara. Tidak hanya itu, tahun ini program edukasi keselamatan berkendara ini juga dilengkapi dengan agenda keberlanjutan transportasi yang menjadi fokus Pemerintah.
“Berkendara aman, selamat sekaligus peduli terhadap lingkungan bukan hanya tanggung jawab Pemerintah maupun Operator Jalan Tol, tetapi juga tanggung jawab diri kita masing-masing. Ke depannya, kami berharap para peserta training maupun anggota komunitas dan adik-adik pelajar dapat menjadi influencer berkendara aman di lingkungan terdekat,” ujar Nora.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ