Suara.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) tetap memberikan bunga sebesar 6 persen per tahun untuk kredit usaha rakyat (KUR) mikro dengan plafon hingga Rp50 juta.
Bunga ini berlaku untuk pelaku usaha mikro yang baru pertama kali mengajukan KUR BRI.
Bunga sebesar 6 persen per tahun merupakan salah satu keunggulan KUR BRI dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya. Hal ini membuat KUR BRI menjadi pilihan yang menarik bagi pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usahanya.
Selain bunga yang rendah, KUR BRI juga menawarkan berbagai kemudahan lainnya, seperti proses pengajuan yang cepat, persyaratan yang mudah, dan tanpa jaminan.
Untuk mengajukan KUR BRI, pelaku usaha mikro dapat datang ke kantor cabang BRI terdekat. Persyaratan yang dibutuhkan antara lain fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, fotokopi NPWP, fotokopi surat keterangan usaha, dan fotokopi rekening koran atau tabungan.
Dengan bunga yang rendah dan berbagai kemudahan yang ditawarkan, KUR BRI diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berikut adalah tabel cicilan KUR BRI Rp50 juta dengan bunga 6 persen per tahun:
Pinjaman Rp 50.000.000
Durasi cicilan 12 bulan Rp 4.303.321
Baca Juga: Cara UMKM Ajukan Pinjaman KUR BRI Terupdate Desember 2023, Mudah dan Cepat!
Durasi cicilan 18 bulan Rp 2.911.600
Durasi cicilan 24 bulan Rp 2.216.031
Durasi cicilan 36 bulan Rp 1.521.097
Durasi cicilan 48 bulan Rp 1.174.251
Durasi cicilan 60 bulan Rp 966.640.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo