Suara.com - Kartu ATM merupakan salah satu alat transaksi perbankan yang paling sering digunakan oleh masyarakat. Namun, tidak jarang kartu ATM hilang atau dicuri. Jika hal ini terjadi, Anda perlu segera mengurusnya untuk mencegah penyalahgunaan kartu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurus Kartu ATM BRI yang hilang, salah satu caranya, yaitu dengan Call Center BRI 1500017. Sehingga, Anda tidak perlu repot ke kantor cabar untuk memblokir kartu untuk keamanan pertama.
Setelah itu, Anda bisa mengunjungi kantor cabang untuk kembali mencetak kartu ATM BRI.
Berikut ini adalah cara mengurus kartu ATM BRI yang hilang dengan mudah dan cepat:
Hubungi Call Center BRI 1500017
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menghubungi Call Center BRI di nomor 150017. Sampaikan kepada petugas bahwa kartu ATM BRI Anda hilang dan Anda ingin memblokirnya.
Pemblokiran kartu ATM penting dilakukan untuk mencegah saldo di rekening Anda disalahgunakan oleh orang lain. Petugas Call Center BRI akan meminta Anda untuk memberikan informasi nomor rekening dan nama yang terdaftar pada kartu ATM Anda.
Kunjungi Kantor Cabang BRI
Setelah kartu ATM Anda diblokir, Anda perlu mengunjungi kantor cabang BRI terdekat untuk membuat kartu ATM baru. Pastikan Anda membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Baca Juga: BRI Beri Ambulance ke PSMTI Sulsel
Di kantor cabang, Anda akan mengisi formulir permohonan pembuatan kartu ATM baru. Anda juga akan diminta untuk membayar biaya administrasi pembuatan kartu ATM, yaitu sebesar Rp10.000-Rp20.000, tergantung jenis kartu ATM Anda.
Petugas bank akan memproses pembuatan kartu ATM BRI yang baru untuk Anda. Biasanya, kartu ATM baru akan siap dalam waktu 1-2 hari kerja.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengurus kartu ATM BRI yang hilang dengan mudah dan cepat. Dengan begitu, Anda dapat terhindar dari kerugian finansial akibat penyalahgunaan kartu ATM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?