Suara.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menawarkan berbagai jenis tabungan untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang beragam. Selain Simpedes, BritAma juga menjadi pilihan tabungan BRI yang menarik.
Namun, ada dua jenis tabungan BRI yang sering membuat pengguna bingung adalah BritAma Valas dan BritAma. Dua jenis tabungan BRI yang punya peruntukan berbeda.
Perbedaan utama antara BritAma Valas dan BritAma reguler adalah dukungan mata uang yang disimpan.
BritAma Valas adalah tabungan mata uang asing, sedangkan BritAma reguler adalah tabungan mata uang rupiah.
BritAma Valas
BritAma Valas tersedia dalam 10 jenis mata uang, yaitu:
- USD
- AUD
- SGD
- CNY
- EUR
- AED
- HKD
- JPY
- SAR
- GBP
Untuk membuka rekening BritAma Valas, nasabah perlu menyetorkan dana awal sebesar:
- USD 50
- AUD 50
- SGD 65
- EUR 50
- CNY 350
- AED 175
- HKD 350
- JPY 5.000
- SAR 300
Nasabah BritAma Valas akan mendapatkan berbagai keuntungan, antara lain:
- Nilai tukar yang kompetitif
- Transaksi yang mudah dan praktis
- Kartu ATM/Debit yang dapat digunakan di seluruh dunia
BritAma
Baca Juga: Limit Transfer Simpedes, Lengkap dengan Biaya Administrasinya
Sebagai dirangkum Suara.com, BritAma reguler tersedia dalam dua jenis, yaitu BritAma Gold dan BritAma Classic.
Untuk membuka rekening BritAma Gold, nasabah perlu menyetorkan dana awal sebesar Rp500.000, sedangkan untuk membuka rekening BritAma Classic, nasabah perlu menyetorkan dana awal sebesar Rp250.000.
Nasabah BritAma reguler akan mendapatkan berbagai keuntungan, antara lain:
- Biaya administrasi bulanan yang rendah
- Fasilitas layanan perbankan yang lengkap
- Program promo dan hadiah menarik
BritAma Valas cocok untuk nasabah yang sering bertransaksi dalam mata uang asing, seperti para pelaku bisnis ekspor-impor, pelajar atau mahasiswa yang sedang belajar di luar negeri, dan wisatawan yang sering bepergian ke luar negeri.
Sementara itu, BritAma reguler cocok untuk nasabah yang ingin menabung dengan mata uang rupiah, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk tujuan jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026