- Garibaldi Thohir mengonfirmasi ADRO akan melakukan pembelian kembali saham guna mendukung stabilitas pasar modal Indonesia.
- Keputusan *buyback* didasari keyakinan kuat terhadap fundamental perusahaan yang kokoh meski ekonomi global dinamis.
- ADRO menyiapkan anggaran Rp4 triliun dari kas internal, RUPSLB dijadwalkan 17 April 2026 untuk persetujuan.
Suara.com - Garibaldi “Boy” Thohir mengonfirmasi rencana PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham perusahaan.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya mendukung stabilitas pasar modal Indonesia serta meningkatkan keterlibatan investor dalam negeri di bursa saham.
Boy Thohir menyatakan bahwa keputusan buyback ini didasari oleh keyakinan terhadap kondisi fundamental ADRO yang dinilai tetap kokoh meskipun situasi ekonomi global sedang dinamis.
Menurutnya, kinerja yang ditunjukkan perusahaan selama ini mencerminkan landasan bisnis yang stabil.
"Kami melakukan buyback karena meyakini bahwa fundamental perusahaan berada dalam kondisi yang baik, dan hal itu dapat terlihat dari kinerja kami," ujar Boy Thohir saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).
Dalam tinjauannya terhadap situasi global, Boy Thohir menilai bahwa ketidakpastian geopolitik dan gangguan rantai pasok sering kali memicu fluktuasi harga energi dunia.
Dalam konteks ini, ia menekankan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis berkat kekayaan sumber daya alam yang beragam.
Ia menyebutkan bahwa kepemilikan komoditas mulai dari batu bara, panas bumi (geothermal), tenaga air (hydro), hingga tenaga surya merupakan nilai tambah yang memberikan Indonesia keunggulan komparatif dibandingkan negara-negara lain di kawasan tersebut.
Teknis dan Jadwal Pelaksanaan
Baca Juga: Harga Emas Antam Jatuh, 1 Gram Dibanderol Rp 3.021.000/Gram
Untuk merealisasikan rencana tersebut, perusahaan telah menyiapkan anggaran sebesar kurang lebih Rp4 triliun. Seluruh dana tersebut dipastikan bersumber dari kas internal perusahaan.
Terkait prosedur pelaksanaannya, ADRO dijadwalkan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 April 2026 untuk mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham.
Jika rencana ini disetujui, program buyback diproyeksikan mulai berjalan pada 20 April 2026. Aksi korporasi ini akan dilakukan secara bertahap melalui mekanisme di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan durasi pelaksanaan paling lama 12 bulan sejak dimulainya program.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar
-
BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran
-
Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000
-
Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya
-
Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?
-
Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar
-
Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya
-
Strategi Prudential Syariah Tingkatkan Inklusi dan Garap Pasar Halal di RI
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975
-
PGN Lepas Puluhan Armada Mudik Gratis BUMN 2026 di TMII