Terkait perkembangan Holding Ultra Mikro (UMi) yang menjadi sumber pertumbuhan baru BRI, setelah 2 tahun terbentuk, hingga September 2023 Holding UMi telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 37,3 juta nasabah peminjam, atau tumbuh sekitar 17,3% yoy dengan outstanding kredit dan pembiayaan mencapai Rp 614,9 triliun, atau tumbuh 9,5% yoy.
Ketujuh, BRI semakin Kokoh sebagai Market Leader Kredit Berkelanjutan di Indonesia.
Hingga akhir September 2023, BRI telah menyalurkan kredit ke sektor Kategori Kredit Usaha Berkelanjutan (KKUB) sebesar Rp750,9 triliun, atau sekitar 66,1% dari total penyaluran kredit BRI. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 11,9% yoy, dan menjadikan BRI sebagai penyalur Kredit Berkelanjutan di Indonesia. Dari nominal tersebut, sebesar Rp669,1 triliun disalurkan ke sektor UMKM dan Rp81,8 triliun disalurkan ke sektor Kredit Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL).
Kedelapan, BRI peroleh Buah Transformasi Digital, Super App BRImo yang Digunakan Oleh >31 Juta Users.
Salah satu hasil transformasi digital BRI yakni super App BRImo yang per November 2023 telah digunakan oleh lebih dari 31 juta user, angka tersebut meningkat pesat dibandingkan posisi akhir Desember 2019 yang sebesar 2,9 juta user.
Dari sisi volume transaksi telah mencapai Rp3.743 triliun atau tumbuh sekitar 58,39% yoy. Ini merupakan salah satu hasil transformasi digital BRI, selain bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, inisiatif ini juga terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pasar.
Kesembilan, BRI jadi yang terdepan Dorong Inklusi Keuangan, AgenBRILink Jangkau 60 Ribu Desa.
Komitmen BRI dalam mendekatkan akses keuangan hingga ke daerah 3T (terluar, terdepan, tertinggal) dibuktikan dengan keberadaan AgenBRILink hingga pelosok negeri.
Hingga akhir November 2023 tercatat BRI telah memiliki 719 ribu AgenBRILink yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan volume transaksi mencapai Rp1.293 triliun. AgenBRILink tersebar di lebih dari 60 ribu desa di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Bos BRI Tatap Optimis Tahun Politik 2024
Kesepuluh, BRI memperoleh apresiasi dari Presiden Joko Widodo, UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang Berhasil Catatkan Business Matching senilai US$81,3 Juta.
UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang sebelumnya dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo pada 10 Desember 2023 di JCC, berhasil mencatatkan rekor nilai commitment deal business matching senilai US$81,3 juta atau sekitar Rp1,26 triliun (dengan asumsi kurs Rp15.500 per dolar AS).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal