Suara.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) selalu berupaya memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabahnya dalam melakukan transaksi. Salah satu upaya yang dilakukan BRI adalah dengan menghadirkan EDC BRI Contactless.
EDC BRI Contactless adalah layanan yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi pembayaran dengan mudah dan praktis.
Nasabah hanya perlu menempelkan kartu kredit atau debit BRI bertanda contactless pada EDC BRI. Transaksi pun langsung selesai dalam hitungan detik.
Layanan EDC BRI Contactless ini didukung oleh kerjasama BRI dengan sejumlah principal kartu kredit, yaitu VISA, Mastercard, dan JCB.
BRI juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai merchant yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan adanya EDC BRI Contactless, nasabah BRI dapat melakukan transaksi di berbagai tempat dengan lebih mudah dan praktis.
Nasabah tidak perlu lagi mengeluarkan kartu kredit atau debit dari dompetnya. Cukup tap kartu tersebut pada EDC BRI, transaksi pun langsung selesai.
Selain itu, EDC BRI Contactless juga lebih aman karena tidak memerlukan PIN. Nasabah hanya perlu menempelkan kartu pada EDC BRI, dan transaksi pun langsung selesai.
Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat diperoleh nasabah dengan menggunakan EDC BRI Contactless:
Baca Juga: 7 Kelebihan Tabungan Haji BRI, Lengkap dengan Setoran Awalnya
- Transaksi lebih mudah dan praktis
- Lebih aman karena tidak memerlukan PIN
- Dapat digunakan di berbagai merchant
Berikut adalah cara menggunakan EDC BRI Contactless:
- Pastikan kartu kredit atau debit BRI Anda bertanda contactless.
- Dekati kartu pada EDC BRI dengan jarak sekitar 5 cm.
- Tunggu hingga transaksi selesai.
EDC BRI Contactless merupakan layanan yang sangat bermanfaat bagi nasabah BRI. Layanan ini dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam melakukan transaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026