Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah merilis biaya kartu kredit BRI terbaru untuk tahun 2024. Biaya tersebut meliputi biaya tahunan, biaya iuran tahunan, biaya keterlambatan pembayaran, dan biaya tarik tunai.
Seperti dilansir dari situs resminya, biaya tahunan kartu kredit BRI terdiri dari biaya tahunan kartu kredit dan biaya iuran tahunan. Biaya tahunan kartu kredit adalah biaya yang harus dibayarkan setiap tahun oleh pemegang kartu kredit.
Sedangkan biaya iuran tahunan adalah biaya yang harus dibayarkan setiap tahun oleh pemegang kartu kredit untuk menikmati fasilitas tertentu, seperti asuransi perjalanan atau akses lounge bandara.
Berikut adalah biaya tahunan kartu kredit BRI:
Jenis Kartu Kredit Biaya Tahunan Biaya Iuran Tahunan
BRI Gold
- Biaya Tahunan: Rp300.000
- Biaya Iuran Tahunan: Rp100.000
BRI Platinum
- Biaya Tahunan: Rp500.000
- Biaya Iuran Tahunan: Rp200.000
BRI Signature
- Biaya Tahunan: Rp1.000.000
- Biaya Iuran Tahunan: Rp300.000
BRI Infinite
Baca Juga: Sebagai Asisten Virtual, Ketahui Apa yang Bisa Dilakukan Sabrina BRI
- Biaya Tahunan: Rp1.500.000
- Biaya Iuran Tahunan: Rp500.000
Biaya keterlambatan pembayaran adalah biaya yang harus dibayarkan oleh pemegang kartu kredit jika terlambat membayar tagihan kartu kredit. Biaya keterlambatan pembayaran kartu kredit BRI adalah 5% dari total tagihan atau maksimal Rp150.000.
Biaya tarik tunai adalah biaya yang harus dibayarkan oleh pemegang kartu kredit jika menarik uang tunai menggunakan kartu kredit. Biaya tarik tunai kartu kredit BRI adalah 6% dari jumlah tarik tunai atau maksimal Rp100.000.
Selain biaya-biaya tersebut, pemegang kartu kredit BRI juga harus membayar biaya-biaya lain, seperti biaya transaksi valuta asing, biaya transaksi di luar negeri, dan biaya kartu tambahan.
Jika Anda tertarik untuk mengajukan kartu kredit BRI, Anda dapat mengunjungi kantor cabang BRI terdekat atau mengakses aplikasi BRImo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari
-
AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham
-
IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya
-
Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD
-
OCBC NISP Tebar Dividen Rp1,03 Triliun, Simak Rincian Hasil RUPST Terbaru!
-
Lowongan Kerja Bea Cukai Lulusan SMA Dipercepat Purbaya Jadi Bulan Ini
-
H&M Umumkan 160 Toko Bakal Gulung Tikar di 2026
-
CFX Dorong Kepercayaan Aset Digital Lewat Forum Diskusi CFX Connect Vol.2
-
Selat Malaka Milik Siapa? Bikin Singapura Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz