Suara.com - Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan sejumlah bantuan bagi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
"Bantuan yang diserahkan bersifat mendesak seperti makanan siap saji atau sembako," kata Regional CEO BRI Denpasar, Recky Plangiten dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Jumat (5/1/2024).
Bantuan telah diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang BRI Larantuka, Allan Arya Utama kepada Camat Wulanggitang, Fredy Moat Aeng di salah satu posko bencana, Wulanggitang, Kamis.
Bantuan yang diserahkan antara lain beras, minyak goreng, telur, air mineral, dan sembako lain.
Ia menyatakan komitmen BRI untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana secara berkelanjutan.
BRI pun terus menjalin koordinasi dengan pemangku kepentingan kebencanaan agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
"Bantuan lain akan diserahkan sesuai kebutuhan pengungsi," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan