Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menghadirkan fitur baru pada aplikasi BRImo, yaitu Fitur SIGNAL (Samsat Digital Nasional).
Fitur ini memungkinkan nasabah BRI untuk membayar pajak kendaraan secara online.
Untuk menggunakan Fitur SIGNAL, nasabah terlebih dahulu harus melakukan pendaftaran dan aktivasi akun di aplikasi SIGNAL.
Setelah itu, nasabah dapat melakukan generate token untuk mendapatkan kode bayar pajak kendaraan. Kode bayar tersebut kemudian dapat dibayarkan melalui BRImo.
"Sobat BRI, Melalui Fitur Signal di BRImo, kamu sudah bisa bayar pajak kendaraan langsung dari HP kapan pun dan di mana pun Kamu udah gaperlu ribet lagi datang ke kantor samsat dan antri lama buat bayar pajak. Yuk, cobain Fitur Signal sekarang untuk kemudahan transaksi kamu! Download BRImo di App Store, Google Play dan Huawei AppGallery," tulis manajemen BRI seperti dikutip di Instagram resmi, Senin (8/1/2024).
Adapun, Anda bisa Info soal pembayaran pajak lewat BRImo ini di sini.
Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan via BRImo:
- Buka aplikasi BRImo.
- Pilih menu "Bayar".
- Pilih "SIGNAL".
- Pilih wilayah yang terdaftar pada kendaraan bermotor.
- Input kode billing yang telah didapatkan dari aplikasi SIGNAL.
- Periksa kembali transaksi yang akan dilakukan dan pilih rekening sumber dana.
Input 6 digit PIN. - Struk transaksi berhasil, struk dapat dibagikan melalui media messenger.
Pembayaran pajak kendaraan via BRImo memiliki beberapa keunggulan, antara lain, praktis dan mudah, karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Kemudiaan, aman, karena menggunakan sistem keamanan yang terpercaya.
Serta, hemat waktu dan biaya, karena tidak perlu datang ke kantor Samsat.
Baca Juga: Hubungi Contact BRI 1500017 untuk Meminta Informasi Tagihan Kartu Kredit, Begini Cara Lengkapnya!
Nikmati kemudahan membayar pajak kendaraan via BRImo. Download aplikasi BRImo sekarang juga!
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?