Suara.com - Apa yang akan terjadi jika kartu kredit BRI mencapai limit? Anda perlu berhati-hati jika kartu BRI sudah mencapai limit sebab akibatnya bisa fatal.
Kartu Kredit BRI diciptakan untuk membantu nasabah BRI yang ingin membeli barang secara tidak cash. Sesuai dengan namanya, kartu kredit memberikan Anda kesempatan untuk membeli barang secara kredit.
Bukan hanya itu, BRI juga kerap memberikan penawaran menarik dengan cicilan bunga 0% ketika nasabah membeli barang menggunakan kartu kredit BRI.
Anda juga berkesempatan mendapatkan potongan harga besar saat membeli barang tertentu yang bekerjasama dengan BRI.
Namun yang perlu diketahui, kartu kredit BRI ini berbeda dengan kartu debit atau ATM debit. Sebab, kartu kredit BRI memiliki limit atau maksimal dana yang bisa digunakan oleh nasabahnya.
Setiap kartu kredit memiliki over limit yang berbeda-beda. Semakin tinggi kelas kartu kredit yang Anda miliki maka semakin banyak juga over limitnya.
Lalu apa yang terjadi jika kartu kredit BRI sudah mencapai limit?
1. Peringatan
Pertama, Anda akan mendapatkan peringatan dari BRI bahwa kartu kredit yang Anda miliki hampir mencapai limit.
Baca Juga: Cara Menggunakan MoCash BRI, Semudah Itu!
2. Denda
Jika kamu tidak menghiraukan peringatan dan tetap menggunakan kartu kredit BRI hingga over limit, maka Anda akan dikenakan denda.
3. Blokir
Apabila Anda tetap nekat menggunakannya untuk transaksi nominal besar, maka ada kemungkinan kartu kredit Anda akan diblokir.
Cara mengatasinya
Untuk mengatasinya, Anda bisa mengajukan kenaikan limit kepada BRI. Berikut adalah tutorial mengajukan kenaikan limit kartu kredit BRI.
Berita Terkait
-
Cara Menggunakan MoCash BRI, Semudah Itu!
-
Cara Buka Tabungan Simpedes secara Online, Perhatikan Syarat-syarat Penting Ini
-
Cara Buka Tabungan BritAma X secara Online, Langsung dari Situs Resmi!
-
Cara Buka Tabungan BritAma secara Online, Tidak Perlu Repot ke Kantor Cabang!
-
Klaim Asuransi BRI Life: Begini Caranya, Biar Gak Ribet
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
Terkini
-
Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah
-
Sempat Tertekan, IHSG Berhasil Rebound 0,29 Persen
-
Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional
-
Strategi Discovery E-Commerce Jadi Kunci Lonjakan Penjualan Jelang Ramadan 2026
-
5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama
-
Purbaya Sebut Revisi UU P2SK Bisa Perbaiki Gejolak Pasar Saham
-
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK
-
IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar
-
BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh
-
Skandal PIPA Bikin BEI Memperketat Syarat IPO Saham, Model Bisnis Jadi Sorotan