Suara.com - Setibanya di salah satu tempat nongkrong anak muda di Manado, Sulawesi Utara, Muhammad Zinedine Alam Ganjar langsung disambut dan diteriakki histeris oleh para pengikutnya dengan teriakkan 'Alaam!' hingga sesak dan seisi tempat tersebut dipenuhi oleh para penggemar yang di dominasi oleh kaum hawa.
Alam pun diajak berbincang mengenai kesan pertama hingga kesibukannya yang tengah di jalaninya saat ini oleh kedua pembawa acara dalam kegiatan tersebut Alam mengaku terkesan dengan keindahan alam dan kuliner khas Manado.
Seusai itu, dirinya ditontonkan dengan aksi sejumlah pemuda yang menampilkan bridge dance. Seakan tidak mau kalah, Alam pun ditantang untuk melakukan battle dance dan dirinya mempertontonkan aksi memukau yang membuat decak kagum dari penonton yang hadir.
Suasana malam tersebut tampak ramai disesaki pengunjung atas kedatangan Alam di malam tersebut. Seusai aksi tersebut, Alam berdiskusi dan dijejali dengan berbagai pertanyaan yang muncul.
Salah satunya yakni pertanyaan soal masa depan pelaku industri kreatif yang bergerak di bidang musik publisher yang mengutarakan keresahannya yang mengharuskan pelaku industri musik harus berada di Jakarta apabila ingin berkembang dan meraih kesuksesan.
Alam pun tidak menampik hal tersebut. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah yang paling konkret untuk dapat berkembang dan merintis karir di industri apapun.
"Bicara realita dan idealisme, kenapa sekarang untuk berkembang harus ke Jakarta? Karena tak bisa dipungkiri bahwa infrastruktur dan pasar utamanya ada di sana karena di sana cara untuk berkembang," kata Alam ditulis Selasa (23/1/2024).
Namun dirinya tak menampik apabila suatu saat di masa depan ada distribusi merata mengenai akses dan fasilitas dari berbagai industri semakin berkembang di daerah-daerah. Hal tersebut penting dilakukan untuk mengurangi kepadatan populasi Jakarta dan mendorong daerah lain semakin berkembang.
"Dengan Indonesia yang luas dan industri musik variatif, harus ada distribusi infrastruktur secara merata, tidak hanya industri musik saja coba kita bayangkan di Manado ada suatu tempat yang menjadi integrasi anak muda bebas mau ngapain aja, ekosistem supporting supaya anak muda ga bingung lagi mau produktif dimana," kata Alam.
Baca Juga: Alam Ganjar dan Ismail Baswedan Auto Akrab di Debat Pilpres, Dipuji Mirip Kakak Adik
"Tapi saya rasa kalau ini ada di setiap provinsi itu jadi salah satu penyebaran industri musik di Indonesia akan ada tindakan afirmasi terkait industri musik yang belum ada label karena belum ada regulasi konkret yang mengelola hal itu," pungkasnya.
Setelah melakukan sesi diskusi bersama para pengikutnya, Alam terlihat diajak bernyanyi bersama. Dirinya menyanyikan lagu daerah Manado guyub bersama menutup acara tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja