Suara.com - Beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan perwakilan Rakyat, Puan Maharani. Pertemuan ini dilangsungkan di Gedung DPR pada Kamis, 26 Januari 2024 lalu. Tidak sedikit yang mencari tahu isi pembicaraan Puan dan Sri Mulyani ini.
Nama Sri Mulyani diisukan menjadi salah satu menteri yang siap ‘angkat koper’ dari kabinet beberapa waktu belakangan. Puan, yang memegang jabatan penting di DPR, merupakan putri dari mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri. Tentu menarik bukan spekulasi yang semakin liar mengenai isi pembicaraannya?
Isi Pembicaraan Menkeu Sri Mulyani dan Puan Maharani
Secara resmi, Sri Mulyani menyatakan bahwa pertemuan tersebut adalah terkait konsultasi pergantian dewan pengawas Lembaga Pengelola Investasi. Pergantian ini dikabarkan akan melibatkan unsur profesional sehingga perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Konsultasi yang dilakukan pihaknya juga disampaikan bahwa sesuai dengan mandat yang tertera pada Undang-Undang Cipta Kerja mengenai Lembaga Investasi Pemerintah tersebut.
Dari Presiden Joko Widodo, terdapat dua usulan nama yang diberikan untuk kemudian ditindaklanjuti. Meski begitu, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai dua nama yang diusulkan tersebut.
LPI sendiri merupakan lembaga yang didirikan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan pembangunan nasional, yang dikelola secara korporasi dan profesional. Harapannya dengan optimasi lembaga ini dengan anggota dewan pengawas yang kompeten, berbagai urusan pendanaan dapat dilakukan sesuai aturan, jelas, dan menutup celah-celah terjadinya tipikor.
Dewan pengawas yang tengah digodok ini kemudian akan bertugas melakukan seleksi dan pengangkatan dewan direktur yang bertanggung jawab melaksanakan operasionalisasi LPI. Dewas juga bertugas menyusun pengaturan dasar-dasar pengelolaan LPI, untuk menjadi landasan bagi kegiatan operasionalnya.
Tidak sedikit yang masih mengulik tentang pembicaraan atau isu lain yang dibahas oleh kedua sosok penting tersebut, penting dalam jabatannya di organisasi negara, dan penting secara tokoh. Namun demikian tidak diindikasikan ada pembicaraan lain yang muncul.
Baca Juga: Menteri Jokowi yang Tidak Berpartai Tapi Berprestasi, Ini Riwayat Pendidikan Sri Mulyani
Hal ini juga diperkuat dengan kehadiran Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara yang mendampingi Sri Mulyani, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, serta Sekjen Kemenkeu. Puan Maharani sendiri didampingi oleh Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdulah dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie Othniel F. P.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Koleksi Kendaraan Sri Mulyani Jadi Sorotan, Nilai Jualnya Malah Lebih Mahal Dibanding Harga Baru
-
Menteri Keuangan Sri Mulyani Ngaku Jago Masak, Empat Makanan Ini Jadi Menu Andalannya
-
Puan Wanti-wanti Pilih Pemimpin Yang Tulus Ke Rakyat: Bukan Yang Tiba-tiba Belok Di Tengah Jalan
-
Siapa Faisal Basri? Sosok yang Nekat Bocorkan Isu Sri Mulyani Mundur
-
Menteri Jokowi yang Tidak Berpartai Tapi Berprestasi, Ini Riwayat Pendidikan Sri Mulyani
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!
-
Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel
-
Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi
-
Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit