Suara.com - IDSurvey, Holding BUMN Jasa Survei berhasil cetak kinerja positif selama empat tahun. Tiga entitas IDSurvey yang meliputi PT BKI (Persero), PT SUCOFINDO, dan PT Surveyor Indonesia memiliki kinerja keuangan konsolidasi yang terus tumbuh dari 4 tahun ke belakang baik dari segi pendapatan, EBITDA, dan laba bersih.
Awali tahun 2024, IDSurvey adakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan tahun 2024.
RUPS dengan agenda penetapan rencana kerja dan anggaran perusahaan tahun 2024 dan rencana kerja dan anggaran tanggung jawab sosial dan lingkungan dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur KBUMN, Chairiah, pemegang saham seri A, Seri B Mayoritas dan Seri B.
Serta, dihadiri oleh Komisaris Utama BKI, Harry Hikmat yang diwakili oleh Komisaris Indra Iskandar, Direktur Utama IDSurvey, Arisudono Soerono beserta jajaran Direksi BKI, Komisaris Utama SUCOFINDO, Veri Anggrijono diwakili oleh Komisaris Himawan Hariyoga, Direktur Utama SUCOFINDO, Jobi Triananda Hasjim beserta jajaran Direksi SUCOFINDO, Komisaris Utama Surveyor Indonesia, Dody Widodo, Direktur Utama Surveyor Indonesia, M. Haris Witjaksono beserta jajaran Direksi Surveyor Indonesia.
Pada RUPS ini, IDSurvey susun rencana kerja dan anggaran dengan tema ‘Pertumbuhan berkelanjutan melalui akselerasi transformasi bisnis’. Dalam kesempatan ini, juga disampaikan visi IDSurvey untuk menjadi grup perusahaan TIC kelas dunia di tahun 2029.
Dalam rangka mencapai sasaran bisnis tahun 2024, IDSurvey akan lakukan perbaikan secara menyeluruh untuk meningkatkan keunggulan pada seluruh aspek, yakni fundamental bisnis, operasi dan bisnis.
“Ada sebanyak sembilan item strategic mapping yang kami programkan pada tahun 2024 dalam rangka menciptakan sumber-sumber pendapatan baru dengan cakupan bidang yang cukup luas, termasuk: Inspeksi Teknik, klas dan statutoria, bisnis hijau, life science, kendaraan listrik, laboratorium lingkungan dan sertifikasi halal pasar internasional,” ujar Direktur Utama IDSurvey, Arisudono Soerono ditulis Jumat (2/2/2024).
Rencana kerja yang telah ditetapkan tidak terlepas dari fundamental bisnis, yakni budaya AKHLAK dan Corporate Purpose yang baru diluncurkan pada akhir tahun 2023 yang lalu yakni, One Family One Purpose. Purpose ini juga menjadi fundamental bagi tiga entitas untuk diinternalisasi guna penguatan Holdingisasi dan mencapai visi misi bersama dalam rangka menjadi Top 20 Global Perusahaan TIC.
Baca Juga: IDSurvey Salurkan Bantuan Pemasangan Instalasi Listrik Gratis Bagi Masyarakat Kurang Mampu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg
-
Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun
-
Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram
-
Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar
-
Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan
-
Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar
-
Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI
-
IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI
-
Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital