- Indeks Harga Saham Gabungan merosot 1,54 persen ke level 6.753 pada pembukaan perdagangan hari Rabu, 13 Mei 2026.
- Penurunan IHSG dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah serta hasil rebalancing indeks MSCI yang mengecewakan pelaku pasar.
- Terdapat 329 saham mengalami penurunan nilai pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia dengan total transaksi Rp2,56 triliun.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung anjlok pada awal perdagangan, Rabu, 13 Mei 2026. IHSG dibuka merosot 1,33 persen 6.763.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG melanjutkan pelemahan 1,54 persen ke level 6.753.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 9,33 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,56 triliun, serta frekuensi sebanyak 203.000 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 182 saham bergerak naik, sedangkan 329 saham mengalami penurunan, dan 438 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, SWID, KOPI, ELPI, PEGE, KONI.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, MSIN, TPIA, CUAN, DSSA, AMMN, MORA.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan pada Rabu, 13 Maret 2026.
Pelemahan IHSG ini, di tengah sentimen negatif dari pelemahan rupiah hingga hasil rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang di luar ekspektasi pasar.
Baca Juga: 7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya
Tim riset Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya menyebut IHSG ditutup melemah 0,68 persen ke level 6.858 pada perdagangan Selasa (12/5/2026).
Tekanan datang dari pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali mencetak rekor terendah baru di level Rp 17.525 per dolar AS, serta antisipasi penurunan bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI.
"IHSG ditutup melemah di level 6,858 pada perdagangan Selasa (12/5). Pelemahan Rupiah pada level terendah baru serta antisipasi penurunan bobot oleh MSCI menjadi faktor negatif yang mendorong pelemahan IHSG," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya,
Secara teknikal, Phintraco memperkirakan IHSG berpotensi menguji level support 6.700, dengan resistance di level 6.900 dan pivot pada area 6.800.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong