Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif baru saja menetapkan pemenang lelang untuk sembilan wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) yang mencakup komoditas mineral logam dan batu bara. WIUP yang dilelang meliputi emas, batu bara, dan nikel.
"Pemenang lelang atas sembilan Blok WIUP telah ditetapkan oleh Menteri ESDM. Penunjukan ini merupakan hasil dari lelang ulang WIUP mineral logam dan batu bara Gelombang I Tahun 2023 serta lelang WIUP mineral logam dan batubara Gelombang II Tahun 2023, yang dilaksanakan sesuai dengan Pengumuman Nomor10.PM/MB.03/DJB.P/2023 tanggal 13 November 2023," demikian disampaikan dalam laman resmi Kementerian ESDM pada Selasa (13/2/2024).
Lelang WIUP diikuti oleh total 130 peserta yang mengajukan dokumen persyaratan lelang untuk 19 blok WIUP yang akan dilelang. Dari jumlah tersebut, sembilan blok telah ditetapkan pemenangnya.
Pada lelang ulang gelombang I, terdapat delapan WIUP yang dilelang ulang, yaitu Blok Lolayan, Blok Marimoi I, Blok Gunung Botak, Blok Semidang Lagan, Blok Brang Rea, Blok Taludaa, Blok Nibung, dan Blok Kaf. Lelang ulang Gelombang I ini merupakan pelaksanaan lelang ulang atas lelang WIUP yang sebelumnya telah dilakukan pada Bulan Oktober 2023 berdasarkan Pengumuman Nomor1.PM/MB.03/MEM.B/2023.
Sementara itu, pada lelang Gelombang II, terdapat Blok Mulya Agung, Blok Ulu Rawas, Blok Bayung Lencir, Blok Lingga Bayu, Blok Merapi Barat, Blok Tumbang Nusa, Blok Pasiang, Blok Pumlanga, Blok Foli, Blok Lililef Sawai, dan Blok Natai Baru.
Untuk lelang blok dengan luas wilayah di bawah 500 hektar, seperti WIUP Blok Merapi Barat di Sumatera Selatan, diberi prioritas kepada perusahaan daerah setempat yang memenuhi kriteria sebagai usaha mikro dan kecil.
Sedangkan lelang blok dengan luas wilayah di atas 500 hektar dapat diikuti oleh BUMN, BUMD, perusahaan swasta nasional yang memenuhi kriteria sebagai usaha menengah dan besar, perusahaan swasta yang merupakan hasil dari investasi asing, atau koperasi.
Berikut adalah daftar 9 Blok yang dilelang beserta pemenangnya:
Brang Rea (emas) di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Pemenangnya adalah PT Tambang Sukses Sakti.
Semidang Lagan (batu bara) di Bengkulu Tengah, Bengkulu. Pemenangnya adalah PT Kharisma Raflesia Utama.
Nibung (batu bara) di Musi Rawas Utara dan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Pemenangnya adalah PT Mustika Energi Lestari.
Marimoi I (nikel) di Halmahera Timur, Maluku Utara. Pemenangnya adalah PT Aneka Tambang Tbk.
Gunung Botak (emas) di Buru, Maluku. Pemenangnya adalah PT Merdeka Tambang Jaya.
Kaf (nikel) di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Pemenangnya adalah PT Mineral Jaya Molagina.
Merapi Barat (batu bara) di Lahat dan Muara Enim, Sumatera Selatan. Pemenangnya adalah PT Merapi Energy Coal.
Foli (nikel) di Halmahera Timur, Maluku Utara. Pemenangnya adalah PT Wasile Jaya Lestari.
Lilief Sawai (nikel) di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Pemenangnya adalah PT Aneka Tambang Tbk.
Baca Juga: Deretan Pengusaha Tambang Jadi Pentolan Tiga Kubu Capres-Cawapres, Ini Nama-namanya
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Turun saat Hari Pencoblosan, Ini Rinciannya
-
Bangga! Mahasiswa Indonesia Raih Medali Emas di Kontes Internasional, Ciptakan Teknologi Untuk Bantu Industri Perikanan
-
Raksasa Nikel Dunia Terancam Bangkrut, Indonesia Jadi Salah Satu Penyebabnya!
-
Tom Lembong Benar! Bisnis Tambang Nikel Dunia Gelap, Glencore Tutup Pabrik
-
Deretan Pengusaha Tambang Jadi Pentolan Tiga Kubu Capres-Cawapres, Ini Nama-namanya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%