Suara.com - Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih unggul dalam hasil perhitungan resmi real count KPU. Meski belum menang secara sah, beredar kabar pasangan tersebut tengah mencari sosok yang akan menjadi menteri di dalam kabinetnya.
Bahkan, beberapa waktu lalu terdapat daftar jajaran menteri yang akan mengisi kabinet Probowo-Gibran. Meski daftar itu langsung dibantah oleh pihak paslon nomor urut 02 itu.
Salah satu nama yang masuk dalam daftar tersebut yaitu Menteri BUMN Erick Thohir. Ketika ditanya terkait menjadi menteri lagi, Erick Thohir justru ingin fokus menyelesaikan tugas-tugas yang belum terselesaikan.
"Nomor satu kalau menurut saya Oktober ini kan saya selesaikan tugas tadi saya bilang. Tugasnya diselesaikan dulu, jangan kanan kiri dulu. Kalau menurut saya, saya ini bekerja untuk pemerintah Pak Jokowi di mana sampai Oktober," ujarnya saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (26/2/2024).
Ketua Umum PSSI ini mengungkapkan, setidaknya ada sembilan dari 88 proyek yang belum terselesaikan. Sehingga, dirinya mengejar target penyelesaia pada akhir masa pemerintahan.
"Saya sampai Oktober ini masih ada target (proyek strategis BUMN) dari 88 yang belum selesaikan 9. Itu yang kita fokuskan penyelesaiannya. Jadi saya belum mau ya ke kanan kiri, saya coba selesaikan tugas dulu," ucap dia.
Namun demikian, Erick Thohir belum memastikan, apakah sembilan proyek tersebut bisa selesai. Yang pasti, mayoritas dari proyek tersebut bisa selesai.
"Ya kalau bisa diselesaikan 7 sudah alhamdulillah, kalau misalnya 9 ya top lah," pungkas dia.
Baca Juga: Kepemilikan Saham Bertambah, Pemerintah Bakal Setir Bisnis Tambang Vale?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG