Layanan makanan: Hotel, restoran, dan kafe
Perdagangan modern: Supermarket, hypermarket, dan minimarket
Perdagangan umum: Toko grosir dan toko eceran
4. Saham CMRY
PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), atau dikenal sebagai Cimory, adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan susu dan produk turunannya. Didirikan pada tahun 1982, Cimory telah berkembang menjadi salah satu perusahaan susu terkemuka di Indonesia dengan berbagai macam produk, seperti susu segar, yogurt, keju, dan es krim.
5. Saham HOKI
PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan perdagangan beras. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2003 dan berkantor pusat di Jakarta. HOKI memiliki dua merek beras utama yaitu Topi Koki dan HOKI.
6. Saham JPFA
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) adalah perusahaan agroindustri terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pengolahan unggas serta pembudidayaan pertanian.
Bisnis:
Pakan Ternak: Japfa Comfeed merupakan produsen pakan ternak terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 20%.
Peternakan Unggas: Japfa Comfeed memiliki peternakan ayam pedaging dan ayam petelur terbesar di Indonesia.
Pengolahan Unggas: Japfa Comfeed memproduksi berbagai produk olahan ayam seperti sosis, nugget, dan bakso.
Pembudidayaan Pertanian: Japfa Comfeed membudidayakan berbagai komoditas pertanian seperti padi, jagung, dan kedelai.
Baca Juga: PPP Ingin Gabung Jadi Pendukung Prabowo-Gibran, Tak Disangka Begini Respons Ketua DPP Golkar
7. Saham ROTI
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) didirikan pada tahun 1995 dan merupakan produsen roti terbesar di Indonesia. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam roti tawar, roti manis, dan roti sobek dengan merek "Sari Roti" dan "Sariroti". ROTI memiliki 14 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia dan mendistribusikan produknya melalui jaringan distribusi yang luas, termasuk toko roti, supermarket.
Disclaimer: Tulisan atau artikel ini tidak untuk mengajak atau membeli suatu saham melainkan hanya gambaran semata. Segala bentuk keputusan investasi merupakan tanggung jawab investor itu sendiri, sehingga sebelum untuk mencoba membeli saham lebih baik diperhatikan fundamental perusahaan yang bersangkutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
-
Telkom Bangun Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM
-
Rupiah Kian Kritis, Nyaris Tembus Rp17.000 per Dolar AS
-
Geram Masih Ada Kasus Penipuan, Mendag Mau Ubah Aturan E-Commerce
-
SiCepat Ekspres Perkuat Rantai Pasok Industri Halal Nasional
-
Hashim Jamin Perusahaan Afiliasi Prabowo Tak Ikut Tender Program 3 Juta Rumah
-
Danantara Cari Modal Rp 7 Triliun dengan Terbitkan Surat Utang
-
TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Idulfitri
-
Timur Tengah Membara, RI Mau Impor Minyak Mentah dari Negara Kecil Ini
-
Proyek Gas Masela Mandek, Bahlil Minta INPEX Segera Putuskan Investasi