Suara.com - Pergerakan harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) langusung melesat pada perdagangan hari ini (27/2). Kenaikan harga saham ini, setelah Vale melakukan divestasi saham, di mana pemerintah lewat MIND ID menjadi pemegang saham pengendali.
Berdasarkan data RTI, harga saham INCO ditutup naik 3,92 persen atau 150 poin menjadi Rp 3,980 per lembar saham. Pada hari ini, sebanyak 27,76 juta lembar saham diperdagangkan dengan nilia mencapai Rp 108,9 miliar.
Senior Investment Information Mirae Aset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama mengakui, divestasi memang menjadi pendorong kenaikan harga saham INCO. Menurut dia, para investor mendapatkan kepastian terkait bisnis-bisnis INCO ke depan.
"Sebenarnya kepastian yang lebih dulu ya. Harga saham INCO ini kan mengalami downtrend, karena kan proses negosiasi mengenai divestasi ini berlangsung alot, tapi kedua pihak mempercepat negosiasi itu," ujar Nafan seperti dihubungi Suara.com, Selasa (27/2/2024).
Baca Juga
Sri Mulyani Kongko Bareng Luhut di Kantornya, Tanda Sinyal Masuk Kabinet Prabowo-Gibran?
Nafan melanjutkan, kepastian bisnis hilirisasi oleh INCO juga memberi harapan investor akan prospek kinerja di masa depan.
"Agar memberi kepastian pada investor, ini kan juga merupakan bagian kepentingan kita bersama komitmen menjalankan program hilirisasi sebagai cara meningkatkan nilai tambah sumber daya alam kita," ucap dia.
Sebelumnya, INCO resmi melakukan aksi korporasi divestasi saham. Dalam hal ini, MIND ID mengakuisisi saham sebesar 14 persen dari kepemilikan saham INCO yang dipegang Canada Limited (VCL), Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. (SMM)
Pengakuisisi saham itu, lewat penandatanganan transaksi yang dilakukan oleh Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso, Deshnee Naidoo dari VCL, Yusuke Niwa dari SMM, Febriany Eddy dari PT VI di Jakarta pada Senin, 26 Februari 2024.
Baca Juga: Saham Vale Dikuasai Negara, Program Hilirisasi Gibran Bisa jalan?
Adapun, harga dalam divestasi saham milik Vale yang disepakati sebesar Rp 3.059 per lembar saham.
Setelah Divestasi, kepemilikan porsi MIND ID di Vale menjadi bertambah. Awalnya, MIND ID hanya memiliki porsi saham sekitar 20 persen, dengan divestasi ini maka bertambah menjadi 34 persen dan menjadikan sebagai pemegang saham pengendali.
Adapun, komposisi pemegang saham Vale setelah kesepakatan adalah MIND ID sebesar 34,00 persen, VCL sebesar 33,88 persen, SMM sebesar 11,48 persen dan Publik sebesar 20,63 persen.
"MIND ID akan bersama-sama dengan VCL mengendalikan PT Vale Indonesia karena ini sifatnya kontrol bersama atau joint control over corporation," ujar Menteri BUMN Erick Thohir seperti yang dikutip, Selasa (27/2/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global