Suara.com - Pegadaian kembali menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana puting beliung yang melanda Kecamatan Jatinangor dan Cimanggung, Sumedang di Gedung Negara Sumedang, Selasa (27/2/2024).
Bantuan yang diberikan sendiri berupa uang tunai senilai Rp 100 juta rupiah, serta beras, gula dan bahan pokok lainnya diserahkan langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah X Bandung, Maryono kepada Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman dan langsung diserahkan kepada Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno untuk disalurkan.
“Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) kepada masyarakat. Sebelumnya beberapa waktu lalu kami sudah menyalurkan bantuan natura kepada masyarakat yang terdampak imbas angin kencang puting beliung ini. Pegadaian hadir untuk masyarakat bukan hanya soal bisnis, hal ini menjadi keharusan bagi kami untuk turut pro aktif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan,“ ungkap Maryono.
Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan tersebut, serta mengaku bersyukur semua komponen begitu intens memberikan perhatian dan bantuan.
"Pegadaian di Jawa Barat memberikan bantuan untuk dua kecamatan Cimanggung-Jatinangor, memang yang dibutuhkan para korban saat ini adalah material untuk pembangunan rumah yang belum bisa diprediksi. Stimulan mudah-mudahan dalam waktu dekat," ujar Atang.
Sebelumnya, angin kencang (puting beliung) menerjang daerah Rancaekek, Kabupaten Bandung dan Jatinangor, Kabupaten Sumedang pada Rabu (21/2/2024). Fenomena tersebut mengakibatkan ratusan rumah rusak akibat diterjang angin kencang.
Berita Terkait
-
Belajar Dari Angin Kencang Bak Tornado Di Rancaekek, Waspada Puting Beliung Maret-April
-
Implementasikan Ekonomi Syariah, Pegadaian Gelar Pelatihan Sembelih Halal
-
Penjelasan BRIN soal Beda Tornado dan Puting Beliung di Rancaekek
-
Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Angin Kencang Rancaekek dan Jatinangor
-
Ekonomi Inklusif Bersama Pegadaian: Pelatihan Bisnis untuk PMI di Hongkong
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan