Suara.com - Sebuah data mengungkapkan bahwa hingga akhir 2023, Indonesia masih mengalami backlog (krisis perumahan) sebanyak lebih dari 12 juta unit.
Makin terbatasnya lahan di kota-kota besar dan faktor seperti inflasi membuat harga rumah makin tidak terjangkau oleh kalangan menengah kebawah.
Sehingga hunian vertikal menjadi alternatif untuk mengatasi krisis hunian di kota yang padat penduduk.
Tahun 2023, Kementerian PUPR melaporkan capaian program Satu Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pada 2015 mencapai lebih dari 1,2 juta unit.
Untuk itu JOTUN, perusahaan cat bekerjasama dengan Direktorat Perencanaan Teknis Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan menyelenggarakan Sayembara Desain Purwa Rupa Rumah Susun Berkepadatan Tinggi di Indonesia dalam rangka mendukung program pengembangan perumahan dan memenuhi kebutuhan perumahan di kawasan kota atau ibu kota provinsi.
“Sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemanfaatan ruang dan tanah, JOTUN menginisiasi kegiatan sayembara yang diharapkan dapat memperoleh ide dan gagasan desain yang inovatif untuk rumah susun 6 lantai yang efektif, murah, mudah dibangun, sekaligus menciptakan suasana yang tepat melalui warna dan tekstur untuk ruang tinggal yang atraktif dan nyaman,” ujar Juwita, General Sales Manager Decorative Project PT Jotun Indonesia dikutip Senin (4/3/2024).
Peserta diharapkan dapat merumuskan formulasi dan program ruang yang efektif dan menarik, dengan mempertimbangkan aspek efisiensi, biaya pembangunan, serta suasana yang nyaman melalui penggunaan warna dan tekstur yang tepat. Selain itu, penilaian juga akan mencakup konteks keterhubungan bangunan rumah susun dengan lingkungan sekitar dan interaksi sosial dengan bangunan lain, serta keterhubungan bangunan rumah susun dengan sistem transportasi umum/daring.
Sayembara ini melibatkan para juri yang terdiri dari para ahli di bidang arsitektur dan desain, antara lain Achmad Noerzaman IAI, Principal of Arkonin, perusahaan konsultan desain dan engineering ; Soko Setyo ST, Design & Color Consultant Jotun Indonesia; Dr. Yuri Hermawan Prasetyo, S.T., M.T., Kepala Sub Direktorat Perencanaan Teknis Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan; dan Ar. Larasati Wijaya, S.T., M.Sc., IAI, Wakil Sekretaris Jenderal II, Ikatan Arsitek Indonesia.
Pendaftaran dan pengumpulan karya dibuka hingga 31 Maret 2024, dengan penjurian tertutup dan terbuka yang akan dilaksanakan pada bulan April 2024.
Baca Juga: Terciduk Ucapkan Ini, Adab Luna Maya saat Masuk ke Rumah Jadi Perbincangan Netizen
“Tentunya harapan kami melalui sayembara ini semangat dalam berkarya sekaligus membantu pemerintah dalam mewujudkan rumah susun yang terjangkau, baik dari sisi harga maupun lokasi,” pungkas Juwita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan