- Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,65 persen ke level 7.102,72 pada sesi pertama perdagangan Rabu, 6 Mei 2026.
- Emiten DCII memimpin kenaikan harga saham tertinggi, sementara ITMG mencatatkan penurunan nilai saham paling signifikan di pasar.
- Saham BRPT membukukan nilai transaksi terbesar, sedangkan GOTO menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan berdasarkan volume transaksi.
Suara.com - Pergerakan saham pada sesi pertama perdagangan Rabu, 6 Mei 2026, menunjukkan dominasi saham-saham tertentu yang mencatat lonjakan signifikan, di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Adapun, IHSG ditutup di level 7.102,72 atau naik 45,62 poin atau melesat 0,65 persen pada sesi I.
Berdasarkan data riset Phillip Sekuritas Indonesia yang dikutip Suara.com, dari jajaran saham yang mengalami kenaikan terbesar (top gainers), emiten data center milik Grup Salim, DCII memimpin dengan lonjakan signifikan sebesar atau 6.700 poin ke level Rp 204.990.
Kenaikan juga diikuti oleh MLPT yang naik 3.125 ke Rp 23.550, serta ABDA yang menguat 840 ke Rp 4.650.
Selain itu, emiten milik taipan Prajogo Pangestu TPIA turut naik 450 ke level Rp 6.525, dan SINI menguat 400 ke posisi Rp 13.400.
Di sisi lain, tekanan jual masih terjadi pada sejumlah saham yang masuk daftar top losers. Saham ITMG menjadi yang paling tertekan setelah turun 800 poin ke level Rp 28.050. Disusul SMMA yang melemah 500 ke Rp 15.500.
Saham lainnya yang turut terkoreksi antara lain PNGO yang turun 370 ke Rp 3.530, EURO melemah 330 ke Rp 3.050, serta SHIP yang juga turun 330 ke level 3.570.
Dari sisi aktivitas perdagangan, saham BRPT mencatatkan nilai transaksi terbesar (top value) mencapai Rp 1,07 triliun, diikuti PTRO sebesar Rp 437,05 miliar dan BMRI Rp 341,91 miliar.
Sementara itu, saham GOTO menjadi yang paling aktif diperdagangkan dari sisi volume dengan 31,20 juta saham, setelah Danantara membeli sebagian sahamnya.
Baca Juga: Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
Kemudian, disusul oleh saham ENZO sebanyak 10,36 juta saham dan ASHA sebesar 8,75 juta saham.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil