Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya yang berfokus pada bisnis data center, NeutraDC (Telkom Data Ekosistem), telah menyelesaikan proses konsolidasi data center yang sebelumnya dikelola Telin Singapore pada Kamis pekan lalu (29/2/2024). Langkah ini semakin mempertegas komitmen dan posisi NeutraDC yang awal Maret ini memasuki usia dua tahun untuk menjadi pemain ekosistem data center terkemuka di tingkat regional.
Dengan adanya konsolidasi tersebut diharapkan dapat mendukung rencana strategis TelkomGroup dalam mengembangkan portofolio bisnis platform digital sekaligus memperkuat bisnis digital connectivity, khususnya terkait bisnis international connectivity.
Direktur Group Business Development Telkom, Honesti Basyir mengatakan, konsolidasi bisnis data center Telin Singapore dilaksanakan dalam rangka mendukung pengembangan bisnis dan penguatan operasional data center NeutraDC di regional untuk masa mendatang.
Langkah strategis ini merupakan bagian dalam roadmap bisnis data center Telkom, yang diharapkan dapat memberikan nilai optimal bagi Telkom sebagai perusahaan induk.
Direktur Strategic Portfolio Telkom Indonesia, Budi Setyawan Wijaya mengatakan, konsolidasi bisnis data center Telin Singapore ke NeutraDC Singapore dilaksanakan dalam rangka penataan portfolio data center di regional agar tergabung dalam satu entitas, yakni NeutraDC.
"Hal ini juga sejalan dengan rencana strategis Telkom menuju unlock bisnis data center TelkomGroup demi value yang optimal bagi perusahaan dan stakeholder," ujarnya.
Perjalanan penyelesaian konsolidasi ini telah melalui sejumlah tahapan. Dimulai pada 7 Desember 2023 lalu, NeutraDC mendirikan anak perusahaan baru yaitu NeutraDC Singapore PTE
LTD, sebagai upaya dan wujud komitmen untuk terus meningkatkan layanan dan inovasi bagi pelanggan di tingkat regional.
“Melalui NeutraDC Singapore, kami tidak hanya menawarkan layanan yang dapat diandalkan, tetapi juga memungkinkan pelanggan untuk berkembang dalam era digital yang semakin kompleks,” ungkap CEO NeutraDC Singapore, Sendang Praptomo.
Chief Executive Officer Telin, Budi Satria Dharma Purba turut mengungkapkan, pencapaian ini menandai momen penting bagi Telin di Singapore dan NeutraDC.
“Kami mengapresiasi kerja keras kedua perusahaan dalam merealisasikan strategi Telkom dan restrukturisasi portofolio bisnis kami. Telin di Singapura, dengan cabang investasi utama kami di pasar konektivitas global, siap untuk mencapai kinerja dan daya saing yang luar biasa,” ucap Budi.
“Memasuki babak baru bisnis data center, kami dengan tulus mengucapkan selamat kepada NeutraDC atas pencapaian penting ini. Dengan NeutraDC memimpin, kami yakin bahwa kemampuan dan komitmennya akan mendorong keunggulan, kesuksesan yang tak tertandingi, dan pertumbuhan. Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan NeutraDC kini dan di masa yang akan datang,” pungkas Indarto Nata, CEO Telin di Singapura.
Konsolidasi data center merupakan salah satu langkah penting dalam upaya transformasi perusahaan, sehingga dapat lebih fokus meningkatkan kapabilitas dan layanan yang diberikan kepada pelanggan akan lebih optimal.
Tag
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN
-
Satelit Merah Putih 2 Sukses Diluncurkan dari Cape Canaveral Florida
-
Telkom Sukses Luncurkan Satelit Merah Putih 2 dari AS, Terbang Pakai Roket Elon Musk
-
Mengenal Proyek Satelit Merah Putih 2 Telkom, Meluncur Pakai Roket Elon Musk
-
Telkom Akan Luncurkan Satelit HTS Bulan Ini
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro
-
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR
-
Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional
-
Tiga Jet Rafale Tiba di Indonesia, Nilainya Lebih dari Rp 5 Triliun
-
Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas
-
ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama
-
Serapan KIPK 2025 Jeblok, Menperin Janji Bereskan Kendala Biar Padat Karya Jalan di 2026
-
Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana
-
Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Pelindo dan Kemenhub Kembangkan Kawasan Pesisir serta Pelabuhan Laut
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?