Suara.com - Orang terkaya di Asia, Mukesh Ambani viral dibahas di media sosial setelah lantaran akan menikahkan putranya, Anant Ambani dengan sangat mewah. Harga dan fitur rumah mewah Mukesh Ambani yang banyak menjadi latar foto jelang pesta pernikahan itu pun digadang – gadang menjadi yang paling mewah di dunia.
Anant akan menikahi Radhika Merchant, putri CEO Encore Healthcare Viren Merchant, pada Juli mendatang. Meski acaranya masih cukup lama, keluarga Anant telah mengadakan pesta pendahuluan dengan sangat mewah. Mereka bahkan mengundang penyanyi top Rihanna.
Dalam kesempatan itu, Rihanna naik ke panggung tanpa alas kaki untuk tampil dalam balutan pakaian khas lokal berwarna hijau limau dan merah muda pada Jumat malam pekan lalu.
Segala kemewahan ini sebenarnya tak begitu mengejutkan mengingat Mukesh Ambani mempunyai kekayaan Rp1.269 triliun. Majalah Forbes menobatkan laki – laki ini sebagai orang terkaya di Asia.
Meskipun saat ini masih mengamankan posisinya sebagai orang terkaya di India dan Asia, kekayaan Mukesh Ambani diketahui menurun sebesar 8 persen selama satu tahun terakhir.
Namun, pendapatan tahunan Reliance Industries, bisnis multinasional miliknya, dilaporkan melampaui Rp1.552 triliun untuk pertama kalinya dalam tahun fiskal sampai bulan Maret 2022.
Pria yang kini berusia 66 tahun tersebut memberikan peran kunci dalam bisnis yang berbeda kepada masing-masing anaknya, Akash di bidang telekomunikasi, Isha di bidang ritel, dan Anant di bidang energi hijau.
Harga Rumah Mukesh Ambani
Sejalan dengan kekayaan dari hasil bisnisnya, harga rumah Mukesh Ambani pun tak main – main. Tempat tinggalnya disebut-sebut merupakan rumah termahal di dunia setelah Buckingham Palace yang dimiliki keluarga kerajaan Inggris. Harga rumah yang dinamai Antilia ini ditaksir mencapai USD 2 miliar atau sekitar Rp30 triliun.
Baca Juga: Syuting Film di India, Masayu Anastasia Kegirangan Bertemu Shah Rukh Khan
Rumah mewah ini didapatkan Mukesh dengan dengan proses panjang tak semudah membalik telapak tangan. Pria yang lahir 66 tahun lalu memulai pekerjaan hanya dengan menjadi petugas pompa bensin.
Keluarganya kemudian memutuskan pindah pada 1958 ke lingkungan Bhuleshwar, Bombay, atau yang sekarang dikenal dengan nama Mumbai. Alasannya, iklim politik sedang tidak stabil di Aben, tempat Mukesh lahir.
Mulanya, keluarga Mukesh tinggal di sebuah rumah petak. Pada tahun yang sama pula, keluarganya mendirikan Reliance Commercial Corporation. Perusahaan ini berkembang menjadi RIL dari bisnis perdagangan komoditas yang mulanya mereka jalankan dari ruang sewa satu kamar.
Sementara itu, dari segi pendidikan, Mukesh mendapatkan gelar sarjana teknik kimia dari Universitas Bombay, atau yang kini bernama Universitas Mumbai. Sosoknya meraih gelar master di bidang administrasi bisnis dari Universitas Stanford.
Namun, Mukesh memutuskan keluar dari program tersebut pada tahun 1981 untuk bergabung dengan bisnis keluarga. Pada saat itu, ia bekerja untuk mendiversifikasi perusahaan.
Ia kemudian merambah ke berbagai bidang. Di antaranya komunikasi, infrastruktur, petrokimia, penyulingan minyak bumi, serat poliester, dan produksi gas serta minyak. Pada tahun 2004, namanya dinobatkan sebagai salah satu pemimpin bisnis paling dihormati di dunia oleh perusahaan jasa profesional Pricewaterhouse Coopers.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Pesta Pernikahan Super Mewah Anak Mukesh Ambani yang Habiskan Rp2,3 Triliun
-
Profil Radhika Merchant, Mantu Orang Terkaya di India Tak Hanya Jago Menari, Kariernya Mentereng
-
Siapa Anant Ambani? Anak Crazy Rich India yang Gelar Pesta Pre-Wedding Mewah Undang Rihanna
-
Profil dan Kekayaan Mukesh Ambani, Crazy Rich India Undang Rihanna hingga Bill Gates
-
Seberapa Kaya Mukesh Ambani? Crazy Rich India yang Undang Rihanna Tampil di Pesta Pranikah Anaknya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS
-
Pemerintah Akan Atur Status Karyawan PKWT dan Outsourcing di UU Ketenagakerjaan Baru
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari