Suara.com - PT Pegadaian (Persero) menargetkan terus mencatatkan kinerja positif pada tahun 2024. Perusahaan plat merah ini menargetkan laba maupun penyaluran pinjaman atau outstanding loan (OSL) dapat tumbuh double digit.
Sekretaris Perusahaan (Sekper) Pegadaian, Zulfan Adam mengatakan, perusahaan menargetkan laba bersih 2024 sebesar Rp5,3 triliun. Angka tersebut naik 30% dibandingkan dengan tahun lalu Rp4,38 triliun.
"Tahun depan target kami, OSL juga tumbuh tetap dua digit 12,6% dari Rp67,6 triliun pada 2023 menjadi Rp73 triliun," tutur Zulfan Adam dalam Media Gathering dan Iftar di Gedung Pegadaian, Jakarta Pusat pada Selasa, (26/3/2024).
Zulfan optimistis target tersebut dapat tercapai. Mengingat adanya momen-momen besar seperti Ramadan, Idul Fitri, Natal dan hari raya lainnya. Tercatat, di awal Ramadan, Pegadaian telah berhasil menyalurkan pinjaman hingga Rp500 miliar.
"Kami melihat trennya masih bagus dan positif," imbuhnya.
Adapun, target terakhir yakni beban operasional pendapatan (BOPO) ditargetkan semakin turun di 2024. Pegadaian menargetkan BOPO 2024 turun menjadi 62,3% dari angka 66,1% pada 2023.
"Artinya kita diminta untuk bisa lebih efisien lagi dalam mengelola usaha," imbuhnya.
Zulfan menambahkan, untuk mencapai target yang telah ditetapkan, Pegadaian telah mempersiapkan sejumlah strategi. Strategi tersebut yaitu Pegadaian akan memperkuat core business dari Gadai melalui pengembangan fitur layanan yang memenuhi kebutuhan nasabah. Selain itu, Pegadaian juga akan memperluas jaringan layanan melalui Agen Pegadaian dan Digital Partnership.
"Kami juga terus berinovasi dan mendiversifikasi aliran income melalui segmen bisnis non-Gadai," lugas Zulfan.
Baca Juga: Pegadaian Buka Lowongan Kerja di Bidang IT
Berita Terkait
-
Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio Kepada Nasabah Loyal
-
Harga Emas Antam Melambung Tinggi Lagi Hari ini, Cek Deretannya
-
Direktur Utama Pegadaian Raih Penghargaan Best 50 CEO 2024
-
Ajak Berinvestasi Sejak Dini, Pegadaian Hadirkan THR Emas
-
Harga Emas Antam Tak Berubah di Awal Pekan Masih Rp 1.203.000/Gram
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun
-
Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan
-
Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran
-
Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim