- PGN bersinergi strategis dengan REI untuk memperluas jaringan pipa gas bumi ke kawasan hunian di seluruh Indonesia.
- Kerja sama ini mencakup aspek teknis penuh, mulai perencanaan, pembangunan, operasi, hingga pemeliharaan jaringan gas.
- Ekspansi ini diharapkan mengurangi impor LPG, memperbaiki neraca perdagangan, dan meningkatkan standar hunian modern.
Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, resmi menjalin sinergi strategis dengan Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) untuk memperluas infrastruktur jaringan gas bumi (jargas) di sektor properti.
Kerja sama ini bertujuan untuk mengintegrasikan pemanfaatan energi bersih langsung ke kawasan hunian dan perumahan di seluruh Indonesia.
Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, mengungkapkan bahwa kesepakatan dengan Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI merupakan langkah krusial mengingat luasnya jaringan pengembang yang bernaung di bawah organisasi tersebut.
“Kemitraan ini memiliki nilai yang sangat strategis. Dengan jaringan anggota REI yang tersebar luas, terdapat peluang besar bagi kami untuk mempercepat penetrasi jargas serta menjajaki potensi kerja sama lainnya di masa depan,” jelas Aldiansyah dalam keterangan resminya, Senin (26/1/2026).
Melalui kolaborasi ini, PGN akan memberikan dukungan penuh kepada para pengembang yang tergabung dalam REI.
Cakupan kerja sama ini meliputi seluruh aspek teknis, mulai dari tahap perencanaan desain, pembangunan infrastruktur pipa, pengoperasian, penyaluran gas, hingga proses pemeliharaan jaringan secara berkala.
Aldiansyah menambahkan bahwa kehadiran jargas di perumahan merupakan upaya nyata perusahaan dalam menghadirkan solusi energi yang tidak hanya lebih bersih dan aman, tetapi juga kompetitif secara harga bagi masyarakat.
Hingga periode Januari 2026, PGN tercatat telah mengelola lebih dari 821.000 Sambungan Rumah (SR) dengan total panjang infrastruktur pipa gas mencapai 19.000 kilometer di berbagai wilayah Indonesia.
Ekspansi jargas yang masif di kawasan real estate diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, di antaranya:
Baca Juga: Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
- Pengurangan Impor LPG: Mendorong kemandirian energi dengan mengoptimalkan sumber gas bumi domestik.
- Perbaikan Neraca Perdagangan: Membantu menekan defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit) di sektor migas.
- Standar Hunian Modern: Meningkatkan nilai tambah proyek properti dengan fasilitas energi yang praktis dan ramah lingkungan.
PGN menegaskan bahwa kemitraan dengan pemangku kepentingan seperti REI menjadi pilar utama dalam strategi percepatan pemanfaatan gas bumi nasional.
Dengan sinergi ini, diharapkan semakin banyak keluarga di Indonesia yang dapat menikmati kemudahan akses energi gas bumi langsung di rumah mereka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah
-
Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia
-
Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun
-
Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan
-
Fasilitas Motor Listrik hingga Dana Insentif Rp6 Juta MBG Mau Dihilangkan?
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung