Bisnis / Energi
Senin, 26 Januari 2026 | 12:17 WIB
Ilustrasi jaringan gas rumah. [Ist]
Baca 10 detik
  • PGN bersinergi strategis dengan REI untuk memperluas jaringan pipa gas bumi ke kawasan hunian di seluruh Indonesia.
  • Kerja sama ini mencakup aspek teknis penuh, mulai perencanaan, pembangunan, operasi, hingga pemeliharaan jaringan gas.
  • Ekspansi ini diharapkan mengurangi impor LPG, memperbaiki neraca perdagangan, dan meningkatkan standar hunian modern.

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, resmi menjalin sinergi strategis dengan Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) untuk memperluas infrastruktur jaringan gas bumi (jargas) di sektor properti.

Kerja sama ini bertujuan untuk mengintegrasikan pemanfaatan energi bersih langsung ke kawasan hunian dan perumahan di seluruh Indonesia.

Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, mengungkapkan bahwa kesepakatan dengan Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI merupakan langkah krusial mengingat luasnya jaringan pengembang yang bernaung di bawah organisasi tersebut.

“Kemitraan ini memiliki nilai yang sangat strategis. Dengan jaringan anggota REI yang tersebar luas, terdapat peluang besar bagi kami untuk mempercepat penetrasi jargas serta menjajaki potensi kerja sama lainnya di masa depan,” jelas Aldiansyah dalam keterangan resminya, Senin (26/1/2026).

Melalui kolaborasi ini, PGN akan memberikan dukungan penuh kepada para pengembang yang tergabung dalam REI.

Cakupan kerja sama ini meliputi seluruh aspek teknis, mulai dari tahap perencanaan desain, pembangunan infrastruktur pipa, pengoperasian, penyaluran gas, hingga proses pemeliharaan jaringan secara berkala.

Aldiansyah menambahkan bahwa kehadiran jargas di perumahan merupakan upaya nyata perusahaan dalam menghadirkan solusi energi yang tidak hanya lebih bersih dan aman, tetapi juga kompetitif secara harga bagi masyarakat.

Hingga periode Januari 2026, PGN tercatat telah mengelola lebih dari 821.000 Sambungan Rumah (SR) dengan total panjang infrastruktur pipa gas mencapai 19.000 kilometer di berbagai wilayah Indonesia.

Ekspansi jargas yang masif di kawasan real estate diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional, di antaranya:

Baca Juga: Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup

  • Pengurangan Impor LPG: Mendorong kemandirian energi dengan mengoptimalkan sumber gas bumi domestik.
  • Perbaikan Neraca Perdagangan: Membantu menekan defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit) di sektor migas.
  • Standar Hunian Modern: Meningkatkan nilai tambah proyek properti dengan fasilitas energi yang praktis dan ramah lingkungan.

PGN menegaskan bahwa kemitraan dengan pemangku kepentingan seperti REI menjadi pilar utama dalam strategi percepatan pemanfaatan gas bumi nasional.

Dengan sinergi ini, diharapkan semakin banyak keluarga di Indonesia yang dapat menikmati kemudahan akses energi gas bumi langsung di rumah mereka.

Load More