Suara.com - Mungkin tidak banyak yang ingat nama Lasmi Indrayani. Sosok yang pernah muncul di televisi dan dikenalkan sebagai Manajer Persibara Banjarnegara ini dikabarkan dipanggil KPK terkait kasus pencucian uang. Sekilas profil Lasmi Indrayani bisa Anda cermati di sini.
Lasmi Indrayani pada beberapa tahun lalu sempat turut serta dalam diskusi alot mengenai persepakbolaan Indonesia sebagai salah satu orang penting di Persibara Banjarnegara. Sosoknya yang terlihat segar dan cerdas kemudian banyak disorot pada medio tersebut.
Profil Lasmi Indrayani
Lahir pada 1 Januari 1970 lalu, dirinya dahulu dikenal sebagai Manajer Persibara Banjarnegara. Dirinya merupakan putri dari Budhi Sarwono, yang pernah menjabat sebagai Bupati Banjarnegara. Dikenal memiliki sifat yang baik, banyak orang yang menghargai kinerjanya sebagai manajer tim sepakbola tersebut.
Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah, dan kemudian mencalonkan diri sebagai Anggota DPR RI untuk daerah pemilihan Jawa Tengah VII, Banjarnegara, Purbalingga, dan Kebumen di tahun 2019.
Lasmi sukses menjadi anggota legislatif di DPR RI pada pemilihan tersebut dan kemudian mulai berkarir di Gedung DPR. Karena logatnya yang unik ia juga mendapat julukan sebagai politisi ngapak, sebuah logat khas Banjarnegara, Kebumen, dan sekitarnya.
Diduga Terjerat Kasus Pencucian Uang
Lasmi Indrayani baru-baru ini dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan keterlibatannya pada kasus pencucian uang. Kasus ini telah menetapkan Kedy Afandy sebagai tersangka. Kedy sendiri merupakan orang kepercayaan eks Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.
Lasmi kemudian dipanggil dalam pemeriksaan terkait kasus TPPU yang melibatkan orang dekatnya ini. Pemeriksaan dilakukan pada hari Selasa, 2 April 2024 lalu pada Lasmi. Namun hingga saat ini belum dijelaskan secara rinci mengenai hasil pemeriksaan dan pendalaman yang dilakukan padanya.
Baca Juga: Muncul Dugaan Butik Emas Sandra Dewi Bersumber dari Aset Pencucian Uang Harvey Moeis
Kasus TPPU ini sebenarnya adalah hasil dari pengembangan kasus korupsi dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara tahun 2017-2018 lalu dan penerimaan gratifikasi.
Sebelumnya nama Lasmi juga pernah menjadi perbincangan terkait dengan perkara dugaan kasus pengaturan skor. Pada kasus tersebut, ia berada dalam posisi pelapor, dan meminta pihak berwajib melakukan penelusuran pada adanya dugaan kasus tersebut pada pertandingan di liga tempat Persibara Banjarnegara berlaga.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
BRI Liga 1 Terhenti Lagi, LIB Siap Kucurkan Subsidi untuk Klub yang Merugi
-
2 Komentar PSSI Soal Muhammad Tahir Bandingkan Pemain Lokal dan Naturalisasi
-
PSSI Respons Kontroversi Jersey Timnas Indonesia Bikinan Erspo: Ini Bukan Kostum Superman!
-
Selain Calvin Verdonk, PSSI Ternyata Tengah Coba Dekati Satu Pemain Lagi
-
Muncul Dugaan Butik Emas Sandra Dewi Bersumber dari Aset Pencucian Uang Harvey Moeis
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
-
BRI Perkuat Transformasi Digital, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta