Suara.com - Longsor terjadi di Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi ( Tol Bocimi) KM 64 arah Jakarta menuju Sukabumi pada Rabu (3/4/2024) malam. Peristiwa ini menambah panjang daftar kecelakaan kerja yang terjadi pada jalan tol yang dibangun oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).
Diketahui bahwa PT Waskita Karya (Persero), melalui anak perusahaan PT Waskita Toll Road (WTR), merupakan pemilik 64,12 persen saham PT Trans Jabar Tol, pemilik konsesi Tol Bocimi.
Selain peristiwa amblesnya Tol Bocimi, sebelumnya terdapat tujuh kasus kecelakaan kerja pada tol yang dikelola oleh PT Waskita Karya antara lain:
- 22 September 2017, saat masa pembangunan, jembatan jalan Tol Bocimi juga sempat ambruk dan menewaskan satu orang serta melukai dua orang.
- 29 Oktober 2017, girder box untuk pembangunan jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspor) jatuh dan menewaskan satu pekerja serta dua pekerja luka-luka.
- 16 November 2017, crane pengangkut Variable Message Sign (VMS) untuk pembangunan jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) jatuh dan menutup empat lajur kendaraan.
- 30 Desember 2017, girder di proyek pembangunan jalan Tol Pemalang-Batang ambruk ketika hendak dipasangkan.
- 2 Januari 2018, terjadi benturan alat berat di Tol Depok-Antasari yang mengakibatkan girder terguling.
- 20 Februari 2018, kepala tiang jembatan dalam bagian proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) ambruk dan mengakibatkan tujuh pekerja mengalami luka-luka.
- 16 Agustus 2020, konstruksi proyek pembangunan Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi IV, Jakarta Utara ambruk saat pengecoran.
Pada kasus amblesnya Tol Bocimi kemarin, terdapat dua orang korban luka-luka yang telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Pihak manajemen tol menduga longsor terjadi karena gerusan air akibat curah hujan lebat di sekitar lokasi.
Waskita Toll Road dan Waskita Karya mengaku akan meninjau terlebih dahulu kondisi ruas Tol Bocimi pasca longsor kemudian melakukan evaluasi keseluruhan agar kejadian dapat tidak terulang kembali di masa depan. (Kevino Dwi Velrahga)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar