Suara.com - Perusahaan telekomunikasi Sinarmas Group, Smartfren Telecom (FREN), berencana untuk mengadakan right issue senilai Rp8,57 triliun.
Dalam rencana ini, mereka akan menawarkan hingga 171,45 miliar saham biasa seri D dengan harga pelaksanaan Rp50 per lembar.
Rasio right issue ini adalah 178 banding 75, yang berarti setiap pemegang 178 saham lama pada 18 April 2024 berhak atas 75 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Setiap HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga Rp50 per lembar.
Jika masih terdapat HMETD yang tidak digunakan setelah alokasi, HMETD yang tersisa akan dialokasikan kepada pemesan lebih besar dari haknya secara proporsional.
Namun, sesuai dengan akta perjanjian pembeli siaga dalam right issue Smartfren pada 23 Januari 2024, jika jumlah saham baru yang telah diambil oleh pemegang saham atau pemegang HMETD belum mencapai 109.905.600.000 saham baru, PT BCA Sekuritas akan bertindak sebagai pembeli siaga.
BCA Sekuritas akan membeli sisa saham baru tersebut dengan jumlah maksimal 96.039.343.544 saham baru pada harga pelaksanaan Rp50 per saham baru.
Dengan demikian, total saham baru yang akan dikeluarkan mencapai 109.905.600.000 lembar. Dana yang terkumpul dari hasil right issue sebesar Rp5,48 triliun akan digunakan untuk pembayaran utang dan bunga pinjaman perseroan, sementara sisanya akan dialokasikan untuk modal kerja perseroan.
Pemegang saham lama yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru dalam right issue akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi hingga maksimal 29,64 persen setelah pelaksanaan right issue.
Jadwal pelaksanaan right issue adalah sebagai berikut: Cum right di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 16 April 2024, dan Ex right di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 17 April 2024. Kemudian, Cum right di pasar tunai pada 18 April 2024, dan Ex right di pasar tunai pada 19 April 2024. Distribusi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) akan dilakukan pada 19 April 2024.
Baca Juga: Kolaborasi Smartfren dan Baicells Kembangkan Solusi Private LTE dan 5G di Indonesia
Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 22 April 2024, diikuti dengan periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD dari tanggal 22 April 2024 hingga 6 Mei 2024.
Pembayaran pesanan efek tambahan akan dilakukan pada 8 Mei 2024, sedangkan periode penyerahan efek akan berlangsung dari tanggal 24 April 2024 hingga 8 Mei 2024. Penjatahan akan dilakukan pada 9 Mei 2024, dan pengembalian kelebihan uang pesanan akan dilakukan pada 10 Mei 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Optimalisasi Jaringan dan Banjir Promo Kuota Besar di Ramadan dan Idul Fitri
-
Ngototnya Menkominfo Lakukan 'Kawin Paksa' EXCL dan FREN
-
Kominfo Restui Merger XL Axiata dan Smartfren, 3 Operator Cukup
-
Smartfren (FREN) Segera Right Issue, Jumlah Sahamnya Saingi GOTO
-
Kolaborasi Smartfren dan Baicells Kembangkan Solusi Private LTE dan 5G di Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026