Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta semua pihak antisipasi cuaca di jalur kereta selama perjalanan mudik dan arus balik. Terutama, pada titik-titik rawan longsor di jalur kereta api.
Selain itu, Menhub meminta, manajemen KAI agar memastikan posko-posko yang sudah dibentuk agar dapat berfungsi dengan maksimal untuk mengawal berjalannya mudik.
Dia juga mengimbau para pimpinan, Dirut dan para direktur KAI untuk mengontrol agar posko dapat berfungsi dengan baik.
"Antisipasi cuaca ini penting karena cuaca belakangan mengakibatkan longsor di beberapa tempat. Perlu jadi perhatian terutama dari Garut, Tasikmalaya sampai Purwokerto. Tim lapangan tolong disiapkan dan dicek apakah mereka sudah siap jika menghadapi kondisi cuaca tertentu," ujar Menhub dalam keterangan tertulis, Minggu (7/4/2024).
Menhub mengingatkan, pentingnya melakukan ramp check yang menyeluruh agar perjalanan selamat.
"Ramp check itu bukan hanya berkaitan dengan keretanya saja, tapi juga prasarananya. Prasarana harus dicek juga karena kadang-kadang kita lalai untuk mengeceknya," jelas dia.
Diluar hal itu, Menhub menilai kondisi arus mudik hingga kini masih aman terkendali.
Dirut KAI melaporkan bahwa Sabtu (6/4) ini mencapai jumlah pemudik tertinggi di stasiun selama masa arus mudik, yakni sebanyak 20.800 orang.
Meski tingkat perjalanan tinggi, faktor keselamatan, keamanan dan ketepatan waktu keberangkatan masih terjaga.
Baca Juga: Jumlah Pemudik Bermotor Menurun, Menhub Apresiasi Kementerian Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026