“Kami juga memastikan teman-teman yang mudik terjamin pasokan elpijinya untuk memasak di rumah,” kata Rifki.
Lebih lanjut Rifki mengimbau masyarakat agar mengunduh aplikasi My Pertamina melalui smartphone. Sebab, banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengunduh aplikasi My Pertamina.
“My Pertamina memudahkan pemudik melakukan pembayaran saat di SPBU. Cashless, tidak menggunakan uang tunai lagi. Kemudian, pemudik bisa mengumpulkan poin untuk ditukarkan dengan hadiah menarik. Salah satunya di Serambi Pertamina KM 57 bisa menukarkan poin dengan Buttonscarf,” katanya.
Kepada para pemudik, Pertamina mengimbau agar mengutaman keselamatan dan kesehatan selama dalam perjalanan. Untuk itu jika dirasa lelah, segera istirahat di rest area terdekat.
“Pesan kepada para pemudik, yang terpenting dalam perjalanan adalah kesehatan. Jadi apabila pemudik merasa lelah, tidak fit, silakan mampir ke tempat kami untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Jangan lupa untuk mengisi bahan bakar terbaik di SPBU Pertamina,” katanya.
Sementara itu, salah seorang satgas Rafi, yang bertugas sebagai motoris di SPBU Pertamina Rest Area Tol Japek Km57 Diki Muhammad Galih, menuturkan pengalamannya membantu pengendara yang kehabisan bensin.
“Saya bertugas sebagai motoris untuk membantu pengendara yang sewaktu-waktu kendaraannya mogok kehabisan bensin, motoris akan mengantarkan bensin kepada pengendara tersebut,” ucapnya.
Adapun mekanismenya yakni konsumen menghubungi call center 135. Kemudian, Pertamina akan ke titik pusat dan membagikan lokasi kendaraan yang membutuhkan bensin tersebut.
“Kemudian nanti di-share loc yang terdekat di mana. Misalnya, yang terdekat KM57, nanti PIC akan menugaskan motoris untuk mengantarkan BBM ke lokasi tersebut. Kami hanya menyediakan pertamax dan dex,” kata Diki.
Baca Juga: ExxonMobil Lubricants Kembali Berangkatkan Ratusan Mekanik Melalui Program Mudik Gratis
Kehadiran layanan motoris dari Pertamina ini diharapkan memudahkan masyarakat yang kendaraannya memerlukan BBM saat sedang terjebak macet.
“Harapannya pengendara terbantu ketika habis bensin. Tidak perlu diderek, hanya perlu hubungi call center 135. Nanti bensin kami antarkan,” ujarnya.
Pelayanan yang diberikan Pertamina ini disambut positif masyarakat. Salah satunya, Hasan. Warga Jepara ini bersama keluarganya terpantau sedang menikmati layanan Serambi My Pertamina di Rest Area KM57.
“Rest Area KM57 paling bagus, lengkap. Setiap pulang, saya pasti mampirnya ke sini. Di Serambi My Pertamina anak-anak bisa main, dapat hadiah juga. Kita bisa pijat. Nyaman. Masjidnya bagus. Toilet bersih,” kata Hasan.
Hasan mengaku telah lama menggunakan My Pertamina. Aplikasi tersebut memudahkannya untuk membayar BBM.
“Saya pengguna My Pertamina. Sering dapat diskon. My Pertamina untuk pembayaran BBM nggak ribet. Tidak perlu ambil uang tunai. Cukup tempel saja. Terima kasih untuk My Pertamia. Kita bisa istirahat di sini, buka puasa, dapat minuman juga,” katanya.
Chandra, pemudik dari Depok yang tengah mudik menuju ke Cilacap dan Purworejo bersama keluarga juga menyampaikan kesannya pada fasilitas yang ada di SPBU KM 57.
“Kalau berhenti alasannya di KM 57 ini emang jadi favorit dari dulu. Jadi di sini fasilitasnya lengkap, tempat makannya banyak pilihannya, toiletnya bersih-bersih dan jumlahnya banyak,” kata Chandra.
Pengguna toilet lainnya, Dita dari yang tengah melakukan perjalanan mudiknya ke Sukabumi, juga berpendapat yang sama.
“Di sini pelayanannya bagus, toiletnya bersih terus teratur juga. Enggak begitu macet seperti Rest Area kilometer yang lainnya gitu. Pokoknya MyPertamina paling juara, top,” puji Dita.
Selain layanan utama, layanan siaga serta layanan tambahan juga disiapkan, antara lain 1.792 SPBU Siaga, 5.027 Agen LPG Siaga, 70 Kiosk Pertamina Siaga, 54 Motoris Pertamina Delivery Service (PDS), 200 Mobil Tanki Standby, penambahan tanki di SPBU khususnya di kepulauan kecil, dan 6 Serambi MyPertamina.
Tidak lupa, Pertamina Patra Niaga juga kembali menyediakan program loyalty bagi pengguna setia Pertamax Series, Dex Series, Bright Gas, Fastron, dan Enduro, serta program berbagi dengan masyarakat seperti MyPertamina berbagi takjil dan Beduk Bright Gas, yakni berbuka dengan usaha kecil dan komunitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok