Suara.com - Posko Lebaran Seru The Mandalika atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah pusat informasi bagi wisatawan dan pengunjung.
Tujuannya memandu para wisatawan saat pelesir Mudik Lebaran 2024 di lokasi wisata Mandalika agar semakin seru dalam menikmati berbagai fasilitas dan layanan menarik dari destinasi masing-masing.
Sebagai Posko Lebaran 2024, pendirian posko menyasar kegiatan mendukung kelancaran perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah di kawasan itu.
“Posko Lebaran Seru 2024 ini adalah wujud komitmen kami selaku pengelola kawasan The Mandalika, untuk memastikan kepuasan dan menciptakan kenyamanan serta keamanan bagi wisatawan dan pengunjung di masing-masing destinasi," jelas Troy Warokka, Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation, di Praya, Lombok Tengah, pada Selasa (9/4/2024), sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.
Posko Lebaran Seru The Mandalika berlokasi di empat titik yaitu di area Kuta Beach Park (KBP), area Bazaar Mandalika, di depan area Pertamina Mandalika International Circuit, serta di area Bukit Merese.
"Keempat posko ini beroperasi pada 9-21 April 2024, dengan jam operasional selama 24 jam pada 9-11 April dan 12 jam pada 12-21 April 2024. Seluruhnya terbagi menjadi shift pagi dan malam," lanjut Troy Warokka.
Senada pemaparan Lalu Sungkul, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah yang menyatakan semua destinasi wisata di daerah setempat telah siap dikunjungi wisatawan lokal mau pun mancanegara.
Beberapa tempat wisata di Lombok Tengah di antaranya di KEK Mandalika, Pantai Selong Belanak, Pantai Tanjung Aan dan destinasi wisata pantai Mawun.
"Di utara Lombok Tengah ada air terjun Benang Kelambu, kolam renang Aik Bukak dan Danau Biru," katanya.
Baca Juga: Bisnis Oleh-Oleh Ramai Saat Lebaran, Indikasinya Antrean Kendaraan Pemudik
Selain menyiapkan posko, Posko Lebaran Seru The Mandalika menyiapkan beragam spot instagramable yang dimiliki kawasan ini.
Antara lain seperti Kuta Lane, area Kuta Beach Park, Pantai Seger, Tanjung Aan dan Bukit Merese, Mandalika Beach Club (MBC), sampai beragam pilihan kuliner menarik yang dapat dinikmati oleh pengunjung dan wisatawan.
Berita Terkait
-
Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
Menaker Siapkan Program Pelatihan Vokasi-Magang, Diserap ke PSN hingga Kawasan Ekonomi Khusus
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya
-
IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?
-
Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?