News / Nasional
Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat hendak memasuki pesawat kepresidenan Indonesia-1 lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (10/7/2026). (Ist)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto bertolak dari Jakarta menuju Lombok Barat untuk meresmikan Bendungan Meninting pada Jumat, 10 Juli 2026.
  • Presiden turut meresmikan empat bendungan lainnya yang berlokasi di Provinsi Aceh, Jawa Tengah, serta Provinsi Bali secara serentak.
  • Pembangunan lima bendungan ini bertujuan memperkuat ketahanan air nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendukung penyediaan air baku bagi masyarakat.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat.

Kepala negara beserta rombongan telah bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pukul 10.45 WIB.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Prabowo lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Turut mendampingi Prabowo dalam penerbangan menuju NTB, yakni Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selain meresmikan Bendungan Meninting, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pada kesempatan yang sama, Prabowo juga meresmikan empat bendungan lainnya yang berada di sejumlah daerah di Indonesia.

“Di NTB, Bapak Presiden akan meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat dan secara bersamaan juga meresmikan empat bendungan lain, yakni Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Provinsi Aceh, Bendungan Jlantah di Provinsi Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Provinsi Bali sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan air nasional,” kata Teddy dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Teddy mengatakan peresmian lima bendungan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta pengembangan energi bersih.

“Keberadaan bendungan-bendungan ini diharapkan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan,” kata Teddy.

Baca Juga: Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

Load More