Suara.com - PT Agung Podomoro Land Tbk mulai menyasar milenial sebagai pasar utama properti. Maka dari itu, emiten bersandi saham APLN ini mulai menggarap hunian permintaan hunian, di mana properti berkualitas dengan harga yang terjangkau.
Chief Marketing Officer Kota Podomoro Tenjo, Zaldy Wihardja, perseroan mengandalkan Kota Podomoro Tenjo untuk menjawab tingginya permintaan konsumen terhadap hunian berkualitas dengan harga yang terjangkau di Barat Jakarta.
Langkah bisnis tersebut mendapatkan respon positif dari masyarakat yang dibuktikan dengan realisasi penjualan mencapai 5.800 unit rumah sejak pertama kali diluncurkan pada 2020 lalu. Sampai dengan akhir tahun ini, Kota Podomoro Tenjo menargetkan penjualan rumah mencapai 6.600 unit.
"Kota Podomoro Tenjo telah memantapkan statusnya sebagai “The New Serpong” di Barat Jakarta dengan terus bertumbuhnya kawasan hunian seiring tingginya permintaan konsumen sampai saat ini. Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa Agung Podomoro mampu memanfaatkan potensi pasar secara jeli sehingga proyek properti yang dihadirkan sangat diminati masyarakat," ujar Zaldy di Jakarta, Jumat (26/4/2024).
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), angka kebutuhan rumah di Indonesia sebesar 12,7 juta. Kebutuhan akan rumah berpotensi terus tumbuh seiring dengan hadirnya 700.000 – 800.000 rumah tangga baru setiap tahunnya.
Ditambah lagi, sebanyak 81 juta milenial belum memiliki rumah. Hasil riset salah satu perusahaan teknologi real estate juga menyebutkan bahwa sejak tahun 2022 hingga semester I-2023, minat milenial dalam membeli rumah tapak mencapai 64,4%.
Atas Kondisi itu, Zaldy melanjutkan Kota Podomoro Tenjo berupaya untuk memaksimalkan potensi market milenial. Kota Podomoro Tenjo meluncurkan produk terbaru, yakni “Millennial Home” yang mulai dijual dari harga Rp 270 juta.
Keunggulan Millennial Home tidak hanya dari harga yang terjangkau, namun juga kualitas properti yang ditawarkan hingga fasilitas-fasilitas yang menunjang gaya hidup dan rutinitas milenial. Produk ini dijual sebanyak 200 unit.
"Ada sejumlah aspek yang diperhatikan sebelum membeli hunian, seperti rumah berkualitas dengan konsep terkini, harga terjangkau, kawasan yang terintegrasi transportasi publik, fasilitas premium seperti clubhouse, hingga ruang terbuka hijau yang luas. Semua aspek tersebut sudah dipenuhi oleh Kota Podomoro Tenjo," jelas Zaldy.
Baca Juga: Garap Konsep Smart Living, Perumnas Bidik Pasar Milenial Hingga Gen-Z
Adapun produk dari Millennial Home yaitu cluster Deluxe dengan ukuran 6x10 m2 dan 6x15 m2. Cluster ini menyuguhkan dosen modern tropical.
Cluster ini juga ditunjang clubhouse mewah yang memiliki private cinema, multifunction room, indoor games, pool bar, swimming pool, fitness center, sunset deck, children playground hingga co-working space.
Tak hanya itu, cluster Deluxe juga selangkah lebih dekat ke inner green belt, area terbuka hijau yang memanjang 2,5 kilometer dengan konsep car-free living, di mana terdapat jalur khusus sepeda (bikelane) di setiap jalan utama.
"Saat ini, kami bersama Kementerian Perhubungan juga tengah mengerjakan pembangunan flyover Tenjo dan JPO, yang posisinya berada di depan Stasiun Tenjo, untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat ke Kota Podomoro Tenjo," pungkas Zaldy.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal
-
Strategi Pemerintah-OJK Berantas Praktik Saham Gorengan
-
Geger Platform Emas Digital Gagal Bayar Nasabah Gegara Aksi Tarik Dana Massal