Suara.com - PT Pegadaian (Persero) terus membuktikan komitmennya untuk memberikan layanan terbaik kepada calon nasabahnya. Teranyar, Pegadaian Syariah meluncurkan program Pembiayaan Porsi Haji Plus. Melalui skema kerjasama dengan Perusahaan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dan Aggregator, program pembiayaan ini memungkinkan calon jemaah haji lebih cepat menjalankan ibadah rukun islam yang kelima tersebut. Pasalnya layanan Pembiayaan Porsi Haji Plus masa tunggunya hanya 5-7 tahun.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah menjelaskan, sebagai salah satu negara dengan umat muslim terbanyak di dunia tidak mengherankan jika antusias masyarakat untuk mewujudkan cita-cita menunaikan rukun Islam kelima yaitu naik haji sangat tinggi. Hal tersebut menyebabkan masa tunggu haji hingga bertahun-tahun lamanya.
Dalam pelaksanaannya antrean haji dapat menunggu sampai dengan 47 tahun di beberapa titik kota di Indonesia. Adapun keberangkatan haji dengan skema haji khusus mulai diminati masyarakat Indonesia dan memiliki pasar tersendiri. Setiap tahun, porsi keberangkatan haji khusus mencapai 8% dari total kuota Haji Indonesia dengan waktu tunggu berada di kisaran 5-7 tahun dan biaya penyelenggaraan Rp200 juta-350Juta.
Kendati demikian, untuk mendapatkan antrean keberangkatan, maka calon Jamaah Haji wajib mendaftarkan porsinya melalui Travel Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) di mana nilai pendaftaran awal kisaran $5.000 atau sekitar Rp80 juta. Berangkat dari hal tersebut Pegadaian memberikan solusi dan fasilitas bagi masyarakat yang ingin menunaikan Ibadah Haji lebih cepat dengan skema pembiayaan untuk porsi haji khusus yaitu dengan fitur baru Pembiayaan Porsi Haji Plus.
"Fitur Arum Haji Plus ini adalah layanan untuk masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji dengan khusus yang antreannya lebih pendek 5-7 tahun," tutur Elvi.
Elvi melanjutkan, dengan mengakses layanan Pembiayaan Porsi Haji Plus, nasabah bisa mendapatkan pembiayaan senilai US$ 5.000 dolar atau disetarakan dengan kurs sekarang Rp81 juta. Uang tersebut kemudian bisa digunakan oleh nasabah untuk mendaftarkan porsinya melalui Travel PIHK, di mana nilai pendaftaran awal kisaran $5.000 atau sekitar Rp80 juta.
Bagi nasabah yang ingin mengikuti program Pembiayaan Porsi Haji Plus cukup menjaminkan emas dengan karat 24 senilai 7,5 gram. Nantinya, jaminan emas akan dikembalikan saat nasabah melunasi pembiayaan. Jumlah angsurannya menyesuaikan kemampuan nasabah dalam tempo maksimal 5 tahun.
Untuk mendapatkan pembiayaan ini, nasabah cukup datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat. Nanti akan dibantu oleh pihak-pihak terkait untuk memilih paket haji yang diinginkan.
“Misal mau hotel yang dekat masjid, nah itu pasti beda paketnya dengan hotel yang lebih jauh. Nasabah bisa menentukan sendiri fasilitas yang diinginkan,” lanjut Elvi.
Baca Juga: Jadi Istri Konglomerat Kalimantan, Penampilan Putri Isnari Kenakan Setumpuk Emas Digunjing
Meski melalui skema pembiayaan, Elvi memastikan bahwa ibadah haji yang dilaksanakan para nasabah sah karena sesuai dengan hukum syariat islam.
"Tentunya sebelum mengeluarkan produk Pembiayaan Porsi Haji plus ini, kami telah melakukan riset dan memastikan perizinannya terlebih dahulu, bahwa proses bisnis Pembiayaan Porsi Haji Plus ini memang benar-benar sesuai dengan Hukum Syariah dan Fatwa DSN-MUI," tutup Elvi.
Sementara itu, Ketua MUI Bidang Dakwah, Cholil Nafis, mengatakan layanan ini dapat turut mendukung pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Secara syariah, layanan Pembiayaan Porsi Haji Plus adalah benar dan tepat.
“Produk-produk yang ada di Pegadaian Syariah bisa mendorong ekonomi syariah sehingga dakwah tak sekadar kata-kata, namun juga memfasilitasi masyarakat dalam menjalankan ibadah,” kata Cholil.
Hal senada disampaikan Anggota Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Indra Gunawan. Dia juga menyambut baik peluncuran layanan ini.
“Kami berharap skema ini (Pembiayaan Porsi Haji Plus) semakin mendorong orang untuk melaksanakan ibadah haji. Jika butuh pembiayaan (tambahan) dari BPKH, kami siap (memfasilitasi),” ucap Indra.
Berita Terkait
-
Tetiba di Afrika Selatan Bareng Haji Isam, Raffi Ahmad Ditagih Jadi MC Pernikahan Mahalini
-
Makin Banyak Peminat, Ini Dia Harga Emas Pegadaian Rabu 8 Mei 2024
-
Dinikahi Abdul Azis Anak Crazy Rich, Penampilan Putri Isnari Jadi Bahan Omongan: Mirip Emas Berjalan
-
Pagi Tadi, 437 Petugas Haji Indonesia Diberangkatkan ke Arab Saudi
-
Dokter Anak Larang Ikuti Artis Bawa Bayi saat Umroh dan Haji: Bisa Tertular Meningitis!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026