Suara.com - Film serial keempat garapan Disney bertajuk “Kingdom of The Planet of The Apes” menargetkan laba $50-55 juta atau Rp803-883 miliar.
Dengan begitu, total pendapatan berpotensi menguasai tangga box office. Film serial pertamanya pada 2011 berjudul “Rise of The Planet of The Apes” meraih pendapatan $54,8 juta setara Rp880 miliar.
Lalu serial keduanya “Down of The Planet of The Apes” mendapat laba sebesar $72 juta atau Rp1,1 triliun pada 2014. Laba tersebut adalah yang paling tinggi dari serial film lainnya.
Selanjutnya 2017 silam, film “War for The Planet of The Apes” berhasil membukukan $56,2 juta setara Rp903 miliar.
Sedangkan untuk skala pasar global, film ini ditargetkan pendapatan $80 -90 juta setara Rp1,2-1,4 trilun. Dengan proyeksi tersebut, total pendapatan global diperkirakan $1301-40 atau senilai Rp2- 2,2 triliun) pada akhir pekan pertama.
Adapun produksi film “Kingdom of The Planet of The Apes” memakan biaya $160 juta atau Rp2,5 triliun. Hal ini mengingat kesuksesan pada serial film sebelumnya.
Box office AS ditengarai sempat menurun minat penonton pada 2023 sebesar 20 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja
-
FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
-
OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE
-
Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit
-
Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik
-
Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor