Bisnis / Keuangan
Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB
Menkeu Purbaya di acara Jogja Financial Festival 2026 di JEC pada Jumat, 22 Mei 2026 (Instagram/menkeuri)
Baca 10 detik
  • Purbaya menilai sektor swasta perlu diperkuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Pemerintah disebut terus memperbaiki iklim investasi agar dunia usaha lebih aktif.
  • Pernyataan itu disampaikan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mendorong penguatan peran sektor swasta sebagai salah satu mesin penggerak ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Purbaya saat menghadiri Jogja Financial Festival 2026 yang digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada Jumat, 22 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Purbaya menjadi pembicara dalam sesi diskusi bersama pengusaha nasional untuk membahas kondisi ekonomi Indonesia hingga tantangan sektor keuangan global.

Purbaya membahas berbagai isu strategis mulai dari penguatan kewirausahaan, pembangunan optimisme generasi muda, hingga pentingnya meningkatkan daya saing Indonesia di tengah dinamika ekonomi dunia.

Menkeu juga kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran sektor swasta dalam menggerakkan ekonomi nasional.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak hanya ditopang oleh belanja pemerintah, tetapi juga perlu didukung iklim investasi yang sehat agar sektor swasta semakin aktif.

Menkeu Purbaya di acara Jogja Financial Festival 2026 di JEC pada Jumat, 22 Mei 2026 (Instagram/menkeuri)

"Selain belanja pemerintah, kita menggerakkan private sector juga, sehingga mesin kita jalan dua-duanya, yaitu sekor swasta dan pemerintah," ungkap Purbaya dikutip dari siaran pers Kementerian Keuangan pada Sabtu, 23 Mei 2026.

"Sektor swasta musti diaktifkan lagi, kita perbaiki iklim investasinya, salah satunya melalui Satgas Debottlenecking," imbuhnya.

Ia menjelaskan, kombinasi antara penguatan sektor pemerintah dan swasta diyakini mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih cepat.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Purbaya juga menyinggung kondisi fiskal Indonesia yang dinilai tetap terjaga di tengah upaya pemerintah meningkatkan efisiensi anggaran dan reformasi sistem perpajakan.

"Kita sudah berkesinambungan fiskalnya, Coretax sekarang juga sudah lebih baik. Saya tidak akan naikkan tarif pajak, tapi saya akan bikin ekonominya bagus, sehingga orang akan bayar pajak dengan gembira," bebernya.

"Defisit nggak bertambah, tapi perekonomian kita tumbuh lebih cepat, karena kita bisa me-manage anggaran dengan lebih efisien dan mendorong partisipasi swasta," tandasnya.

Menkeu Purbaya di acara Jogja Financial Festival 2026 di JEC pada Jumat, 22 Mei 2026 (Instagram/menkeuri)

Sebagai informasi, Jogja Financial Festival 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan.

Festival ini digelar untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Berbagai agenda edukatif turut dihadirkan, mulai dari financial talkshow, edukasi investasi, hingga job fair.

Selain menjadi ajang edukasi, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara regulator, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif, berkelanjutan, serta mendukung peningkatan literasi keuangan di Indonesia.

Load More