Suara.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto berjanji akan menciptakan bahan bakar B100 yang bersumber dari singkong hingga tebu. Cita-cita mulia ini bertujuan agar Indonesia tak mengimpor BBM Solar dari luar negeri.
Meski demikian cita-cita ini dianggap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif tak bisa diwujudkan dalam waktu dekat, pasalnya Indonesia kata dia baru menerapkan campuran bahan bakar nabati dari minyak kelapa sawit sebesar 35 persen, sementara 65 persen sisanya dari BBM solar yang disebut B35.
"Kita kan baru dari B30, B35, ini sekarang mau ke B40 nih. Mudah-mudahan tahun depan bisa ke B40," kata Arifin di Istana Negara, Jakarta Rabu (16/5/2024).
Menurut Arifin penerapan B100 dari singkong dan tebu butuh penelitian lebih lanjut dan ketersedian bahan baku itu sendiri.
"Kita harus melakukan penelitian dari laboratorium kemudian demonstasinya," katanya.
Meski demikian dirinya mengapresiasi langkah yang bakal dilakukan Prabowo ini demi Indonesia mewujudkan kedaulatan energi.
"Iya memang kita harus pakai sumber kita sendiri sumber apa yg ada di kita, kita manfaatkan supaya kita tidak tergantung dan bisa mengamankan kebutuhan energi dalam negeri," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga